Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Bawaslu Ende Gandeng Pramuka Awasi Pemilu 2019
Pilkada

Bawaslu Ende Gandeng Pramuka Awasi Pemilu 2019

By Redaksi11 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pramuka (Saka Pramuka) Ende mengikuti materi saat sosialisasi Basawlu di Aula Cita Rasa, Senin pagi (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNTT-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ende gandeng Pramuka (Saka Pramuka)untuk mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilres) Tahun 2019. 

Bawaslu mengajak Pramuka saat kegiatan sosialisasi Relawan Pramuka di Aula Cita Rasa, Jalan Kelimutu, Ende, Senin (11/02/2019).

Ketua Bawaslu Ende, Natsir Koten, kepada wartawan menjelaskan, kegiatan itu bermaksud agar para relawan pramuka bersama-sama mengambil bagian sebagai pengawasan partisipatif.

“Ini bentuk sosialisasi agar para peserta dapat memberikan informasi kepada keluarga maupun teman sejawat untuk tidak melakukan pelanggaran pemilu. Atau melaporkan pelanggaran itu ke Bawaslu,” ucap Natsir, Senin siang.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan program Bawaslu RI secara nasional pada tahun 2018. Meski carry over, kata dia, program ini mesti dijalankan untuk menjaga pemilu yang jujur, bersih dan damai.

“Kurang lebih seratus peserta yang ikut. Ada yang usia 17 tahun ada juga dibawah 17 tahun. Kalau usia 17 tahun kita harapkan bisa lakukan perekaman E-KTP untuk ikut memilih. Kalau, usia dibawah 17 tahun sebagai pembelajaran buat mereka,” kata Natsir.

“Untuk mereka terlibat memberi kontribusi kapada kami sebagai pengawas pemilu tentu tidak. Karena mereka usia masih dibawah umur,” sambungnya.

Dalam kegiatan itu, Bawaslu Ende telah memberikan materi serta metode pengawasan.

Oleh karena itu, Bawaslu berharap agar Pramuka bekerja sama dengan Bawaslu untuk dapat menjalani peran sebagai pengawas partisipatif.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Bawaslu Ende Ende
Previous ArticlePakai Sandal Jepit, Konay Sambangi 20-an Kantor Dinas
Next Article Oknum Polisi Diduga Aniaya Pengendara Motor, Ini Penjelasan Kapolres TTU

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026
Terkini

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.