Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Camat Kuwus Gelar Rakor dengan Pedagang Pasar Inpres Golo Welu
Ekbis

Camat Kuwus Gelar Rakor dengan Pedagang Pasar Inpres Golo Welu

By Redaksi14 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rapat koordinasi (rakor) penataan Pasar Inpres Golo Welu antara Camat Kuwus dengan para pedagang di Aula Kantor Camat Kuwus, Senin 11 Februari 2019 (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Camat Kuwus Manggarai Barat (Mabar), Fransiskus Male menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan pedagang Pasar Inpres Golo Welu, Senin (11/2/2019).

Rakor yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kuwus tersebut dalam rangka penataan Pasar Inpres Golo Welu.

Rakor yang dipimpin oleh camat Kuwus Fransiskus Male tersebut dihadiri pula oleh Kapolsek Kuwus Alvian Hidayat, Bhabin 1612-08 Kecamatan Kuwus Fabianus Gabi dan Tokoh masyarakat Yan jelau.

Fransiskus Male mengatakan, ada 83 pedagang Pasar Inpres Golo Welu akan dipindahkan ke area barat pasar itu. Menurut dia, pedagang dipindahkan karena selama ini menyalahi aturan.

“Seluruh pedagang yang selama ini tinggal di dalam area pasar dipindahkan ke bagian barat Pasar Inpres Golo Welu,” kata Fransiskus.

Para pedagang, kata dia, selama ini telah menyalahi aturan yaitu menjadikan lapak tempat jualan mereka sebagai tempat tinggal. Sebab itu pemindahan para pedagang merupakan bagian dari cara pemerintah untuk menata pasar.

Menurut Fransiskus selama ini Pasar Inpres Golo Welu terkesan sangat jorok karena tidak ditata baik. Apalagi sebagian tanah pasar dibangun untuk dibuatkan asrama.

“Bagaimana bisa bersih dan rapi kalau begini,” ungkapnya kepada para pedagang.

Fransiskus mengaku, telah berkoordinasi dengan Bupati Mabar agar pemerintah kecamatan memiliki hak untuk menata pasar.

Apalagi Pasar Inpres Golo Welu berada di pusat ibu kota kecamatan dan bedampingan dengan puskesmas.

Camat Frans juga berpesan kepada para pedagang agar tidak membuang kotoran di dalam area pasar. Para pedagang harus menyiapkan tempat sampah pada masing-masing lapak.

Adapun kesepakatan Pemerintah Kecamatan Kuwus dan para pedagang Pasar Inpres Golo Welu yaitu para pedagang harus mengosongkan area pasar sejak Februari hingga Mei 2019.Seluruh pedagang diminta untuk tidak menginap lagi di pasar dan tidak memelihara ternak di dalam area pasar.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Manggarai Barat Pasar Wae Welu
Previous ArticlePerekrutan THL: 92 Orang Pol PP Nagekeo Kehilangan Pekerjaan
Next Article Bawaslu TTU Akan “Sapu Bersih” APK di Angkutan Umum

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.