Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jalan Malagaro Nyaris Putus
Regional NTT

Jalan Malagaro Nyaris Putus

By Redaksi19 Februari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ruas jalan Malagaro di Desa Aeramo nyaris putus akibat terkikis banjir. Gambar diambil selasa (19/2/2019). (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Hujan deras beberapa hari yang lalu di wilayah Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo banyak meninggalkan kerusakan jalan pada beberapa titik. Salah satunya adalah ruas jalan tengah Malagaro di Desa Aeramo nyaris putus.

Pantauan VoxNtt.com, Selasa (19/2/2019) pagi, jalan tengah penghubung Aeramo, Roe dan Boanio yang dibangun 3 tahun lalu itu sudah ambruk dikikis banjir.

Ruas jalan selebar empat meter itu kini tinggal tak lebih dari tiga meter.

Pengendara yang lewat terpaksa harus ekstra hati-hati.

Bila dua mobil berpapasan di titik ambruk, salah satunya harus mengalah.

Setelah mobil dari depan lewat, barulah mobil satunya jalan. Hal itu agar pengendara tidak terjebak di lokasi yang longsor.

Salah seorang pengguna jalan, Amor yang ditemui VoxNtt.com megatakan, jika ruas jalan ini tidak segera diatasi maka bakal putus total.

“Rugi kalau jalan ini putus akan berdampak pada ekonomi di desa Aeramo, Roe dan sekitarnya. Selain berdampak pada ekonomi ruas jalan ini lebih dekat masuk Kota Mbay ketika melintasi ruas jalan Roe-Dadiwuwu,” katanya.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleHujan Deras, Tembok Penahan Tanah di Wolowaru Runtuh
Next Article Laka Lantas di Lawir Ruteng Renggut Nyawa Kristina

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.