Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Feature»Siap Tampil di Jerman, Ini Keajaiban Sasando di Tangan Natalino Mella
Feature

Siap Tampil di Jerman, Ini Keajaiban Sasando di Tangan Natalino Mella

By Redaksi23 Februari 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Natalino Mella berpose dengan alat musik Sasando buah tangannya (Foto: Dok. pribadi Natalino)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Kiprah Natalino Mella dalam memperkenalkan alat musik Sasando terbilang sukses.

Pemilik Media/Design Expert & Sasando Musician yang beralamat di Kecamatan Oebobo, Kota Kupang ini sudah go internasional.

Salah satu keberhasilannya yakni mengantarkan alat musik Sasando masuk dalam bursa pameran dagang terbesar untuk alat musik dunia, di Frankfurt, Jerman pada April mendatang.

Saat diwawancarai VoxNtt.com, Sabtu (23/02/2019), jebolan Arsitektur Universitas Kristen Petra ini mengaku mempelajari Sasando secara otodidak baik itu cara memainkannya hingga mendesain dan menciptakan sendiri alat musik Sasando.

“Saya adalah seorang pemain Sasando yang belajar secara otodidak. Ketika orang lain belajar memainkannya, saya belajar menguasainya,” ujar Natalino.

Seniman ini, mengaku benar-benar mengetahui kelebihan dan kekurangan instrumen musik Sasando. Berdasarkan pengetahuannya itu, Natalino pun mengembangkan teknik 10 jari. Dimana semua jari digunakan untuk menciptakan harmonisasi Sasando.

Putra kelahiran TTS ini mengisahkan, pada tahun 2008, dirinya membuka toko online bernama Sasando Shop. Toko ini, menjual berbagai jenis Sasando, akustik dan elektrik dengan banyak varian dari warna dan bentuk yang dirancang sendiri.

Tahun 2008 itu juga, setelah bergabung dengan Program Kepemimpinan Pemuda untuk Asia Jepang, kisah Natalino, dia menemukan ide baru untuk mendesain Sasando lama dengan model desain baru.

“Pada tahun 2014, saya menyelesaikan desain baru untuk Sasando yang memiliki bentuk modern. Komposisi nada yang berbeda dan dapat digunakan untuk pertunjukan konser. Saya menamainya Mella BlackHarp Sasando. Sasando ini memiliki 36 string dan desain yang elegan,” kisah Natalino.

Natalino Mella dengan alat musik Sasando buah tangannya (Foto: dok. pribadi Natalino)

Di tahun 2016, lanjut Natalino, dia terus berimprovisasi merancang Sasando dengan 54 string warna-warni dengan komposisi nada yang berbeda.

“Tahun 2018, saya membuat Sasando Bariton pertama di dunia. Semua Sasando saya dengan desain varian tersedia di www.sasandoshop.com dan sudah dijual ke banyak negara di dunia. Dapat digunakan untuk memainkan semua jenis lagu seperti alat musik mainstream lainnya,” ujar Natalino.

Hingga saat ini, Natalino selalu tampil di banyak negara dan terus memromosikan Sasando.

Satu hal yang terkesan bagi Natalino adalah saat perform di luar daerah ataupun di luar negeri. Dia mengaku bangga karena antusias penonton sangat luar biasa.

Hal ini berbanding terbalik dengan masyarakat di NTT yang sangat kurang antusias dengan musik daerah sendiri.

“Walau demikian, mimpi saya untuk menjadikan alat musik ini semakin menarik dan diminati tidak pernah berkurang. Saya terus mempromosikan sasando lewat channel youtube saya ‘Natalino Mella’ atau bisa buka di youtube.com/natalinomella,” sebutnya.

Natalino Mella

Dia berharap tumbuh banyak generasi muda yang tertarik meneruskan kelestarian alat musik ini dengan menonton videonya itu.

Dia juga tidak pelit ilmu, sampai saat ini sudah banyak pemain Sasando yang dia latih.

“Murid saya berasal dari berbagai propinsi di Indonesia dan beberapa negara. Salah satu murid saya yang berasal dari USA akan menjadi orang pertama yang memainkan 100 alat musik dan termasuk Sasando saya,” sebutnya.

Event terdekat di tahun 2019 sebut Nataliono adalah bulan April ini, Sasando buah tanganya ditampilkan di pameran dagang terbesar untuk alat musik di dunia, Frankfurt Musikmesse 2019 di Jerman.

Penulis : L. Ulan

Editor: Irvan K

Natalino Mella Sasando TTS
Previous ArticleRaih Rating Tinggi, Begini Komentar Pembaca VoxNtt.com TTS
Next Article Apertus

Related Posts

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026

Festival FEAST di Labuan Bajo Tampilkan Olahan Songkol dan Tapa Kolo

5 Mei 2026

Lansia di Kupang Bertahan Hidup Bersama Anak 6 Tahun, Berharap Uluran Tangan

9 Maret 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.