Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Komunitas Sant Egidio Beri Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Mabar
NTT NEWS

Komunitas Sant Egidio Beri Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Mabar

By Redaksi12 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Komunitas Sant Egidio pose bersama saat memberikan bantuan kepada korban longsor dan banjir di Mabar (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Komunitas Sant Egidio (KSE) memberikan bantuan untuk korban banjir dan longsor di Kabupateb Manggarai Barat (Mabar), NTT, Senin (11/3/2019).

Bantuan berupa uang sebesar 5 juta rupiah diberikan di posko bantuan korban bencana di Culu. Di posko itu, bantuan diterima langsung oleh Camat Mbeliling Roby Dos.

Selain itu, KSE juga menyerahkan uang 3 juta rupiah untuk membeli material perbaikan dapur kepada 6 Kepala Keluarga di Dalong, Desa Watu Nggelek.

Pipo Darling, Kepala Sekolah Damai KSE Labuan Bajo kepada VoxNtt.com, Senin (11/3/2019), mengatakan bantuan tersebut adalah bentuk kepedulian anak muda untuk korban longsor dan banjir di Mabar.

“Kami merasa terpanggil untuk berbagi bersama korban banjir dan longsor di Mabar,” ungkap Pipo.

Pipo menjelaskan, ke depan KSE akan terus berbagi dan menghibur korban banjir dan longsor. Hal agar tidak terlarut dalam kesedihan karena kehilangan keluarga dan rumah tinggal mereka.

“Kami akan terus bersama mereka agar kesedihan mereka setidaknya bisa terhapus,” jelas Pipo.

Rencananya dalam beberapa hari ke depan jelas Pipo, KSE akan bersama-sama komunitas pemuda lainnya dan Pemerintah Desa akan mengadakan misa arwah bagi korban yang tertimbun longsor.

“Kami akan mengadakan misa arwah bagi korban yang tertimbun longsor agar mereka dapat hidup dalam kedamaian,” tegasnya

Untuk diketahui, banjir dan longsor di Manggarai Barat (Mabar) NTT terjadi pada Kamis (7/3/2019) lali.

Akibat longsor, 8 orang meninggal dunia di Kampung Culu.

Ratusan masyarakat lainnya terpaksa mengungsi di tempat pengungsian akibat rumah mereka terendam banjir.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Previous Article9 Jam Diperiksa Polisi, Kadis Pertanian Nagekeo Dicecar Puluhan Pertanyaan
Next Article Polres TTU Amankan Terduga Pelaku Curanmor  

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.