IAD pose bersama masyarakat Desa Tondong Belang. (Foto: Sello/Vox NTT).

Labuan Bajo, Vox NTT- Ikatan Adhyaksa Dharmakarin (IAD) Pusat dan Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diwakili oleh IAD Wilayah Manggarai Barat (Mabar) memberikan bantuan untuk korban bencana longsor di Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Mabar NTT, Kamis (14/3/2019).

Bantuan itu diterima oleh Kepala Desa Tondong Belang, Fransiskus Veda di Posko bantuan bencana Culu. Hadir pula dalam pemberian bantuan itu Kajari Mabar, Yulius Sigit Kristanto.

Anggota IAD menyerahkan bantuan ke Kepala Desa Tondong Belang, Fransiskus Veda. (Foto: Sello/Vox NTT).

Iis Fitrina Rusdi, anggota IAD Kejaksaan Negeri (Kejari) Mabar kepada VoxNtt.com menyampaikan, tujuan pemberian bantuan kepada korban longsor itu untuk mengurangi beban korban.

Baca: Jalan Trans Flores Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Adapun barang-barang yang diberikan terdiri dari sembako, pakaian dalam anak-anak, susu untuk anak-anak sama balita, mie instan, air mineral, gula dan snack.

Mewakili pemerintah desa dan seluruh masyarakat Tondong Belang, Kepala Desa Fransiskus, mengucapkan terima kasih kepada pihak Kejaksaan dan IAD yang sudah berkunjung dan juga memberikan bantuan.

“Tidak lupa juga terhadap setiap semua pihak yang juga sudah memberikan bantuan terhadap korban bencana longsor terjadi di Desa Tondong Belang,” ujarnya.

Suasana penyaluran bantuan IAD di Desa Tondong Belang. (Foto: Sello/Vox NTT).

Fransiskus menjelaskan, bantuan yang ada selain beras, bisa mencukupi kebutuhan selama kurang lebih tiga sampai empat hari ke depan.

“Karena memang dari setiap jenis itu bervariasi, bisa mencukupi sampai empat hari. Kalau beras sepertinya tidak mencukupi untuk empat hari,” jelasnya.

Fransiskus menambahkan, selama ini masyarakat hanya mengkonsumsi apa adanya dengan sayur-sayuran yang juga tidak mengandung banyak protein. Dirinya berharap agar pemda dapat memberikan bantuan seperti lauk pauk.

Penulis: Sello Jome

Editor: Boni J