Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»PMII Kupang Kecam Aksi Teror di Selandia Baru
NTT NEWS

PMII Kupang Kecam Aksi Teror di Selandia Baru

By Redaksi16 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Umum PMII Kupang, Hasnu Ibrahim (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kupang mengecam aksi penembakan di Masjid Al Noor Selandia Baru, Jumat (15/03/2019).

Ketua Umum PMII Kupang, Hasnu Ibrahim menilai, tindakan terorisme itu merupakan suatu bentuk kejahatan luar biasa.

Menurut dia, tindakan tersebut dipicu gersangnya nilai-nilai kemanusiaan. Nilai yang gersang, terutama antar sesama aqidah (keyakinan), sesama bangsa dan sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan.

“Apabila kita menelaah tidak ada satupun agama di dunia ini yang mengajarkan kepada para pemeluknya untuk melakukan tindakan terorisme, radikalisme dan intoleransi,” tegas Hasnu kepada VoxNtt.com, Jumat malam.

Sehingga dalam konteks peristiwa penembakan terhadap umat islam di Masjid Al Noor Selandia Baru, kata dia, harus betul-betul menyikapi secara dewasa dan tidak gegabah.

“PMII Kupang melalui Pengurus Besar PMII di Jakarta mendesak Pemerintah Selandia baru untuk mengidentifikasi kejadian secepat mungkin, agar gerombolan pelaku kejahatan terorisme ini segera dihukum berdasarkan produk hukum di Negara Selandia,” ujarnya.

PMII juga mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) agar segera mengambil sikap tegas guna menjaga nilai-nilai persaudaraan secara universal.

Hasnu juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat muslim Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur agar tidak terprovokasi dan terpancing dengan isu-isu yang membuat retaknya hubungan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Karena ini adalah murni kejahatan atas nama kemanusiaan, bukan kejahatan atas nama agama tertentu, ” ungkapnya.

Ia menambahkan, Bangsa Indonesia sejak dahulu kala selalu konsisten membela nilai-nilai kemanusiaan tanpa syarat.

“Nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan kita di bangsa ini harus tetap terjaga serta dirawat. Biarlah hukum yang akan bekerja untuk urusan ini,” tutup Hasnu.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

PMII Kupang Selandia Baru
Previous ArticlePuisi: Kematian Kekasih
Next Article Puisi: Doa Sekelopak Bunga

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.