Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Bupati Matim: Jangan Ragu Hubungi Tenaga Kesehatan Bila Ada Gangguan
KESEHATAN

Bupati Matim: Jangan Ragu Hubungi Tenaga Kesehatan Bila Ada Gangguan

By Redaksi28 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para peserta Jambore Kader Posyandu tingkat Kabupaten Matim (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas menegaskan kepada seluruh masyarakat di kabupaten itu untuk segera menghubungi petugas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan.

“Jangan ragu untuk menghubungi petugas kesehatan bilamana ada keluhan atau masalah terkait kesehatan,” tegasnya saat membuka Jambore Kader Posyandu tingkat kabupaten Matim di Aula Setda Matim, Kamis (28/03/2019).

Dikatakannya, pemerintah akan berjuang terus mendirikan sarana kesehatan, dengan tenaga yang ada. Hal itu agar pelayanan kesehatan bisa dirasakan sampai ke lapisan masyarakat terpencil.

Menurut Bupati Agas, isu terkini dari pemerintah pusat hingga ke daerah berkaitan dengan kesehatan yakni masalah stunting.

Ia pun menitipkan pesan khusus kepada para kader agar bersama-sama pemerintah berjuang mengatasi stunting, sehingga ke depan dapat menjadi generasi yang lebih baik.

“Dorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan agar menanam berbagai sayuran dan buah untuk mencukupi gizi keluarga terutama gizi anak-anak, kita sehingga mereka dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat,” tegas Bupati Agas.

Selain itu, ia juga secara khusus menyampaikan harapan pada para kader posyandu agar terus bekerja sama dengan semangat dan sukarela, membantu pemerintah menyukseskan program-program kerja, demi terwujudnya masyarakat sejahtera seperti yang diharapkan.

“Kita berharap, dengan dukungan Tim Penggerak PKK,masalah taraf hidup keluarga, kesehatan ibu dan anak, gizi buruk, kemiskinan, kekerasan dalam rumah tangga, dan ketimpangan hidup keluarga lainnya akan menjadi yang terdepan dalam pembenahannya,” ucapnya.

Diakuinya, keberadaan posyandu dengan berbagai kegiatannya selama ini telah terbukti sangat membantu menekan masalah-masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Matim.

Terutama lanjut Agas, menekan angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan.

“Posyandu sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, kinerjanya sangat ditentukan oleh keberadaan dan peran kader posyandu,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan itu, bukan sekadar acara rutin yang harus dilaksanakan. Tetapi lebih dari itu agar para kader dapat saling memotivasi dan berbagi pengalaman untuk memperkaya diri. Sehingga akan membawa dampak positif bagi peningkatan kinerja posyandu di tempatnya masing-masing.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Agas Andreas Ande Agas Manggarai Timur
Previous ArticleWalhi dan JPIC OFM Lapor Pengrusakan Mangrove oleh PT. IDK
Next Article Truk-F: Kami Banyak Terima Laporan Kasus Perempuan dan Anak di Ende

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Benteng Jawa–Bawe, Sindir Minimnya Perhatian Pemerintah

3 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.