Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Siswi SD di TTU Diduga Jadi Korban Pencabulan
Regional NTT

Siswi SD di TTU Diduga Jadi Korban Pencabulan

By Redaksi29 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Bunga (bukan nama sebenarnya), siswi kelas VI salah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diduga menjadi korban pencabulan pada Kamis (28/03/2019).

Bocah berusia 12 tahun itu diduga menjadi korban pencabulan oleh terduga pelaku berinisial GB.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com dari sumber terpercaya menyebutkan, hari Kamis (28/03/2019) sekitar pukul 22.30 wita korban yang sementara sakit, tidur di kamar depan di rumahnya.

Tiba-tiba terduga pelaku secara diam-diam masuk ke dalam kamar, lalu tidur sama-sama dengan korban.

Korban yang sementara tidur pulas, lantas terbangun lantaran merasa baju yang dipakainya terangkat hingga ke bagian dada.

Korban yang kaget melihat terduga pelaku tidur di sampingnya, langsung berteriak memanggil ibunya yang tidur di kamar terpisah.

Mendengar teriakan putrinya, sang ibunda langsung berlari pergi ke kamar yang ditempati sang putri. Namun sayang saat sang ibu sampai di kamar korban, terduga pelaku sudah kabur.

Sang ibu yang tidak terima putrinya diperlakukan demikian langsung melaporkan kasus dugaan pencabulan tersebut ke Mapolres TTU, Jumat(29/03/2019).

Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto saat dikonfirmasi VoxNtt.com via pesan WhatsApp, Jumat (29/03/2019) membenarkan adanya pengaduan yang diterima pihaknya terkait dugaan pencabulan tersebut.

Menurutnya, untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan ada tidaknya tindak pidana dalam pengaduan yang dibuat oleh ibu korban tersebut.

“Ada laporan masuk dan skrg masih dlm penyelidikan lebih dalam untuk memastikan benar tindak pidana atau bukan,” jelas AKBP Rishian.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

 

Pencabulan TTU
Previous ArticleBupati Matim: Di dalam Jiwa yang Sehat Terdapat Tubuh yang Sehat
Next Article Polisi Temukan Barang Bukti yang Diduga Penyebab Kebakaran 17 Ruko di Bajawa

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.