Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Terkait Penyelundupan Komodo, Bupati Mabar: Saya Merasa Sedih
HUKUM DAN KEAMANAN

Terkait Penyelundupan Komodo, Bupati Mabar: Saya Merasa Sedih

By Redaksi29 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula saat diwawancarai awak media (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus Ch Dula mengaku sedih mendengar kabar adanya penyelundupan 41 Komodo, yang baru-baru ini diungkapkan oleh Ditreskrimsus Polda Jawa Timur

“Yang jelas saya merasa sedih, sangat-sangat mencemaskan bila peristiwa ini menjadi salah satu yang menjadi kebiasaan,” aku Dula kepada awak media, Kamis (28/03/2019).

Sebab itu, Bupati Dula meminta Polda NTT agar berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur untuk melakukan penyelidikan di balik penyelundupan binatang Komodo tersebut. Sehingga, bisa mengetahui pasti siapa yang bersalah dalam tindakan penyelundupan ini.

“Dan mungkin yang paling penting juga lokasi-lokasi pulau yang mana Komodo ini diambil itu juga perlu diselidiki, penyelidikan lebih dalam,” ujarnya.

Dula menjelaskan saat membaca berita terkait penyelundupan Komodo dirinya sangat marah. Apalagi Komodo, kata dia, sudah menjadi kebanggaan NTT dan dunia.

“Ya pasti marah, karena sebagai kebanggaan NTT, kebanggaan dunia Komodo ini, tiba-tiba ada berita seperti itu,” ungkap Dula.

Ia menambahkan, Mabar mendapatkan begitu banyak rahmat besar, rezeki, dan perhatian pemerintah pusat karena keberadaan Komodo.

” Lalu tiba-tiba tercemar dengan berita seperti itu, sehingga sangat-sangat diharapkan berita ini tuntas diselidiki supaya tahu persis,” tandas Dula.

Dikatakan, ke depannya BTNK dan Polisi dapat mengambil langkah-langkah terhadap perlindungan konservasi atau habitat Komodo di Pulau Komodo.

“Terkait koordinasi daerah, kami hanya mengecek TNK tetap siap menjaga, siap memantau, siap untuk bertindak cepat bila terjadi hal-hal seperti itu,” tutup Dula.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Komodo Manggarai Barat Pulau Komodo
Previous ArticleSolidaritas Masyarakat NTT Yogyakarta Desak PT IDK Hentikan Perusakan Mangrove di Malaka
Next Article Warga Rahong Utara Ini Tewas Tertimpa Pohon

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.