Plt.Kepala Dinas PKO kabupaten TTU,Yohanes Lela Kaja usai diwawancarai VoxNtt.com di halaman depan gedung SDN Satap Nian,Selasa 24 April 2019. (Foto: Eman/VoxNTT).

Kefamenanu, Vox NTT- 5557 pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) yang tersebar di 93 sekolah di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mulai mengikuti ujian nasional, Selasa (23/04/2019).

Informasi yang dihimpun media ini di Kantor Dinas PKO Kabupaten TTU, dari dari 93 sekolah tersebut, 12 di antaranya mengikuti ujian nasional berbasis komputer, dengan jumlah siswa, 1286.

Sekolah-sekolah itu diantaranya SMPN 1 Kefamenanu,SMPN 2 Kefamenanu, SMPS Xaverius Putri, SMPS Katolik Aurora, SMP Kristen Kefamenanu, SMPS Katolik Santo Antonius Padua, SMPS Santo Yosep Maubesi, SMPN 1 Insana, SMPN 2 Insana, SMPN Santa Maria Bitauni, SMPN Oelneke dan MTS Nurul Fallah Kefamenanu. Sisanya, mengikuti ujian nasional berbasis pensil dan kertas.

Plt. Kepala Dinas PKO Kabupaten TTU, Yohanes Lela Kaha saat diwawancarai VoxNtt.com usai memantau pelaksanaan UN di SMPN satu atap Nian menuturkan, berdasarkan pantauannya, pelaksanaan ujian hari pertama, seluruhnya berjalan lancar. Baik UNBK maupun ujian nasional berbasis pensil dan kertas.

“Kita berharap agar pelaksanaan ujian mulai hari ini tanggal 23 dilanjutkan tanggal 24, tanggal 25 dan 27 itu semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

Untuk sekolah yang menerapkan UNBK, Yohanes mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak PLN agar tidak terjadi gangguan jaringan listrik.

Meski begitu, ia mengaku terdapat beberapa sekolah yang menggelar UNBK tetap menyediakan generator untuk mengantisipasi terjadi gangguan listrik.

“Memang ada beberapa sekolah yang menyediakan Genset, supaya kalau ada gangguan listrik bisa langsung menggunakan genset tersebut,” tuturnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J