Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Peduli Sri Lanka, Aliansi Kelompok Perempuan Gelar Aksi Seribu Lilin
INTERNASIONAL

Peduli Sri Lanka, Aliansi Kelompok Perempuan Gelar Aksi Seribu Lilin

By Redaksi27 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ratusan orang mengikuti aksi solidaritas seribu lilin di Patung Caci Manggarai Barat (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Aliansi Kelompok Perempuan Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar aksi seribu lilin di seputaran Patung Caci Labuan Bajo, Jumat (26/04/2019).

Aksi solidaritas ini merupakan kegiatan spontanitas kaum perempuan di Mabar menyikapi tragedi bom bunuh diri di Negara Sri Lanka yang menelan ratusan korban jiwa beberapa minggu lalu.

Pantauan VoxNtt.com, aksi solidaritas ini diikuti oleh ratusan orang dari beberapa kalangan antara lain pelajar, komunitas sosial di Mabar, para biarawati dan masyarakat umum. Mereka tergabung dalam Aliansi Kelompok Perempuan Manggarai Barat.

Usai menyalakan seribu lilin, peserta yang hadir bersama-sama berdoa, membaca puisi dan membacakan pernyataan sikap yang berisi menolak dan mengutuk pelaku pemboman di tiga Gereja dan Hotel di Sri Lanka.

Koordinator Aliansi Perempuan Manggarai Barat,Suster Maria Yosephina Pahlawati, SSpS kepada VoxNtt.com mengatakan, aksi ini dilakukan secara spontanitas sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bom yang terjadi di Sri Lanka.

“Lewat aksi ini, kami mendoakan para korban dan menyerukan penolakan atas kejadian itu,” ungkap Suster Yosephina.

Menurut Suster Yosephina semua agama di dunia ini tidak menginginkan kejadian seperti ini terjadi. Teror yang terjadi saat upacara keagamaan berlangsung, kata dia, sungguh perbuatan keji.

“Saya berharap dunia internasional harus membongkar siapa dalang di balik teror tersebut,” tutupnya.

Baca Juga: Ratusan Lilin di Matim untuk Sri Lanka dan NKRI

Untuk diketahui, ledakan bom bunuh diri terjadi saat umat katolik sedang mengikuti misa paskah di tiga gereja di Sri Lanka pada 21 April 2019 lalu, sekitar pukul 08.45 waktu setempat.

Ketiga gereja tersebut, masing-masing, gereja St Anthony, gereja St Sebastian dan gereja Sion.

Gereja St Anthony terletak di Kolombo. Gereja St Sebastian terletak di Negombo, sebuah kota dengan penduduk mayoritas katolik di utara Kolombo. Dan, gereja Sion terletak di Kota Batticaloa di bagian timur.

Serangan bom secara bersamaan juga terjadi di tiga hotel mewah. Ketiga hotel yang berada di Kolombo itu, masing-masing, Shangri-La, Cinnamon Grand, dan Kingsbury.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

 

internasional Manggarai Barat
Previous ArticlePSU di Mabar Berjalan Aman dan Kondusif
Next Article Demokrasi ala Homo Sapiens

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.