Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pelajar 15 Tahun di Matim Ditemukan Tewas Gantung Diri oleh Ibu Kandungnya
Regional NTT

Pelajar 15 Tahun di Matim Ditemukan Tewas Gantung Diri oleh Ibu Kandungnya

By Redaksi1 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi bunuh diri (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-MMW (15), pelajar laki-laki asal Kabupaten Manggarai Timur (Matim), ditemukan tewas mengenaskan setelah menggantung dirinya.

Korban pertama kali ditemukan meninggal oleh ibu kandungnya, Voni Odilia Ado (37), Selasa (30/4/2019) sekitar pukul 19.45 Wita di kampung Maghileko, Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba.

Informasi itu dibenarkan oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Waelengga, Ketut Kantun. Ketut mengatakan MMW merupakan seorang pelajar kelas III SMPN 1 Kota Komba.

Korban menggantung dirinya di pohon asam dengan tali nilon berwarna biru. Saat ditemukan oleh ibunya, tali nilon tersebut masih terikat di leher dengan posisi kaki ditengkuk hingga lutut.

“Panjang tali dari simpul pokok di dahan pohon asam ke lingkaran tali di leher korban 170 cm, dan jarak dari tanah ke lingkaran tali di leher korban 130 cm,” ujarnya Ketut.

Dari pengakuan ibu korban, pada Rabu pagi, sang ibunda menyuruh MMW untuk belanja sayur dan ikan di pasar Waelengga.

Korban pun menuruti pinta sang ibu. Sekembalinya dari pasar Waelengga, ibu Voni menyuruh anaknya itu untuk langsung membersihkan sayur tersebut.

Pada saat itu, Voni bersama sang suami, Yeremias Wongo (41) tengah menjaga kios yang berada di depan rumah, berjarak sekitar 30 Meter.

Sementara di dalam rumah, terdapat empat saudara kandung korban yang sedang menonton acara televisi.

Sekitar pukul 19.30 Wita, Voni pulang ke rumahnya untuk masak makan malam. Setelah selesai, ia mengajak suaminya untuk santapan malam.

Pada saat itu, Voni bersama suaminya mencari MMW di kamar tidur, untuk mengajaknya makan malam bersama.

Namun di kamar, orang tuanya tak menemukan MMW. Voni pun mengambil senter dan mencari korban di sekeliling rumah.

Namun sayang, ibundanya itu menemukan anaknya dengan posisi tergantung di belakang rumah.

Penulis: Sandy Hayon

Editor: Irvan K

Manggarai Timur
Previous ArticleBila Boleh Bela Buruh
Next Article Mengenal Monika, ‘Molas Waerana’ yang Jadi Putri Pariwisata Matim 2019

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.