Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»KM Sabuk Nusantara 55 Tujuan Kupang-Marapokot Telah Beroperasi
Ekbis

KM Sabuk Nusantara 55 Tujuan Kupang-Marapokot Telah Beroperasi

By Redaksi10 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
KM Sabuk Nusantara 55 sedang sandar di Pelabuhan Marapokot. Gambar diambil Jumat (10/5/2019). (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 55 milik PT Suasana Baroe Line mulai beroperasi di Pelabuhan Marapokot Kabupaten Nagekeo, Jumat (10/05/2019).

“Hari ini kapal penumpang dengan melayani rute Kupang, Menanga (Adonara), Palue dan Marapokot, telah resmi beroperasi di Pelabuhan Marapokot, Kabupaten Nagekeo,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nagekeo, Alex Jata yang ditemui VoxNtt.com di Pelabuhan Marapokot, Jumat siang.

Alex mengatakan, selain kapal itu, juga terdapat kapal penumpang KM Sangke Pallangga tujuan Marapokot-Jampea.

“Selain dua kapal itu dalam waktu dekat akan didatangkan lagi kapal tol laut tujuan Kupang-Marapokot, dan Kapal milik PT Meratus,” katanya.

Sementara jadwal kapal Sabuk Nusantara 55 tujuan Kupang-Marapokot nanti akan diumumkan.

“Soal jadwal nanti masyarakat langsung cek di Pelabuhan Marapokot atau nanti kita umumkan lewat media maupun facebook nanti,” ucap Alex.

Menurutnya, adanya kapal Sabuk Nusantara 55 ini diharapkan dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di wilayah Nagekeo. Sebab, modal kapal laut memiliki keunggulan mampu memuat muatan lebih banyak dibanding menggunakan modal transportasi lain.

“Kami juga berharap kapal ini mampu menjadi sarana bagi masyarakat wilayah Nagekeo dan sekitarnya untuk memanfaatkannya dalam mengirim barang kebutuhan masyarakat, kebutuhan pokok penting, hasil produksi usaha kecil-menengah (UKM), hasil pertanian, hasil perkebunan, hasil perikanan, hasil perindustrian, dan lain-lainnya,” ujar Alex.

Pemda Nagekeo Diapresiasi

Sementara Ali Arfan salah satu penumpang KM Sabuk Nusantara 55 dari Kupang yang hendak ke Nagekeo yang ditemui di Pelabuhan Marapokot mengapresiasi kepada Pemda Nagekeo di bawah pimpinan Bupati Johanes Don Bosco Do. Sebab sudah mempercepat akses laut.

Dengan adanya kapal ini, kata dia, warga Nagekeo tidak lagi kesulitan menuju Kupang. Selain itu, warga tidak mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk ke Pelabuhan Aimere atau ke Pelabuhan Ende.

“Selama ini belum ada kapal rute Kupang-Marapokot, sudah jauh hari kita harus ke Pelabuhan Aimere maupun Pelabuhan Ende. Bahkan biaya kapal lebih murah ketimbang biaya makan minum saat menunggu kapal di pelabuhan itu,” ujarnya.

Ali berharap Pemda Nagekeo untuk terus bekerja sama dengan pihak terkait supaya kapal ini terus beroperasi di Marapokot.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Pelabuhan Marapokot
Previous ArticleTerpilih Ketua Foraken, Yohanna Ingin Ende Jadi Kota Ramah Anak
Next Article Pemuda Asal Ende Tewas Tertabrak Mobil Pick Up

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.