Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bersihkan Lingkungan Wae Decer, Pemerintah dan Masyarakat Diajak Bergotong-Royong
Regional NTT

Bersihkan Lingkungan Wae Decer, Pemerintah dan Masyarakat Diajak Bergotong-Royong

By Redaksi17 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga dan Pemerintah Kelurahan Carep saat bergotong-royong membersihkan jalan dan lingkungan mata air Wae Decer, Jumat (17/05/2019).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Kerja bakti merupakan salah wujud nyata kepedulian sekaligus upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Demikian diungkapkan Benediktus I. Ngangkuk, Lurah Carep, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai usai gotong-royong bersama warga kelurahan Carep membersihkan lingkungan di area mata air Wae Decer, Jumat (17/5/2019) pagi.

Warga membersihkan rerumputan di pinggir jalan menuju mata air Wae Decer. (Foto: JN).

Kegiatan ini kata Benediktus, sebagai bagian menciptakan lingkungan yang bersih, asri dan terjaga.

Selain memungut sampah, gotong royong ini juga untuk memperbaiki kondisi bebatuan yang kian berantakan pada jalan menuju mata air tersebut.

warga menyusun batu di jalan berlubang. (Foto: JN).

Pantauan di lokasi, kondisi infrastruktur menuju lokasi mata air Wae Decer memang sudah berlubang, bahkan beberapa sudah terlihat rusak parah. Juga kondisi drainase yang memang perlu untuk segera diperbaiki.

“Kegiatan rutin yang diagendakan dua kali dalam sebulan ini memang telah bekerja sama dengan PDAM Tirta Komodo Ruteng. Namun, kendala di lapangan, kita harus berhadapan dengan kondisi infrastruktur yang sudah mulai rusak,” tutur Benediktus.

Kondisi jalan menuju mata air Wae Decer. (Foto: JN).

Ia mengaku, agar tidak berpotensi terjadi permasalahan, objek vital tersebut butuh kerja sama yang lebih maksimal dari semua pihak. Termasuk pemerintah setempat.

“Bukan bermaksud untuk mempersalahkan, akan tetapi barangkali dengan kegiatan ini, kami dari kelurahan ingin mengajak bekerja sama bersama pemerintah. Khususnya, yang diperhatikan adalah kondisi fasilitas umum yang sudah mulai rusak,” ujar Benediktus.

Lebih dari itu, Benediktus juga menghimbau kepada masyarakat, terlebih khusus yang berada disekitar kawasan mata air Wae Decer, untuk lebih memperhatikan sekaligus menjaga lingkungan dari pencemaran sampah.

Warga memperbaiki kondisi bebatuan yang berantakan di jalan menuju Wae Decer. (Foto: JN).

“Contohnya, saluran drainase yang memang kita lihat sudah ditimbun banyak sampah. Sehingga, air yang mengalir bisa ke arah jalan dan mempengaruhi jalan raya hingga berlubang,” terang Benediktus.

Mata air Wae Decer merupakan sumber air yang selama ini dikonsumsi oleh masyarakat wilayah Langgo, kompleks Bandara Frans Sales Lega, Pong Ara, Golo Curu dan sebagian Kelurahan Karot Ruteng tersebut.

Penulis: Pepy Kurniawan

Editor: Boni J

Benediktus I. Ngangkuk Carep Manggarai Wae Decer
Previous ArticlePemkab TTU Terus Perjuangkan Nasib 28 ASN Eks Koruptor
Next Article Ketua BPD Gunung Baru Matim Tolak Penetapan APBDes Tahun 2019

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.