Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»WVI Gelar Pelatihan Fasilitator Pengasuh PDC
Regional NTT

WVI Gelar Pelatihan Fasilitator Pengasuh PDC

By Redaksi21 Mei 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bajawa, Vox NTT-Wahana Visi Indonesia (WVI) menggelar pelatihan fasilitator Pengasuh Dengan Cinta (PDC) di kemah Tabor, Mataloko, Kabupaten Ngada.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Wahana Visi Indonesia (WVI) menggelar pelatihan fasilitator Pengasuh Dengan Cinta (PDC).

Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, sejak tanggal 20-24 Mei  2019 di Kemah Tabor, Mataloko, Kabupaten Ngada.

Kegiatan pembukaan dimulai, Selasa (21/05/2019) pagi. Namun para peserta sudah check in sejak Senin (20/05/2019) petang di penginapan Kemah Tabor.

Pimpinan WVI Ngada, Veronika kepada awak media mengatakan, WVI sebagai yayasan sosial kemanusiaan Kristen.

Lembaga itu bekerja untuk membuat perubahan yang berkesinambungan pada kehidupan anak, keluarga dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan.

WVI mendedikasikan diri untuk bekerja sama dengan masyarakat yang paling rentan, tanpa membedakan agama, ras, etnis, dan jenis kelamin.

Menurut dia, pendampingan tumbuh kembang anak oleh WVI di Area Program Nagekeo dan Ngada (AP-Ngada) dilakukan melalui berbagai macam bentuk kegiatan. Salah satunya yakni kegiatan penyuluhan kepada orangtua mengenai pola asuh dalam mendidik anak.

Veronika menambahkan, saat ini WVI menggelar pelatihan bagi fasilitator PDC dengan melibatkan setiap mitra yang juga memiliki pelayanan di bidang yang sama.

Harapannya agar mendorong setiap orangtua di wilayah pelayanan WVI Ngada untuk memberikan pengasuhan yang baik dan dengan cinta kepada setiap anak-anak.

Veronika mengaku, selama empat hari ke depan, para peserta yang datang dari desa dan mitra lainnya dalam wilayah layanan WVI Ngada, akan dibekali dengan berbagai materi dan ketrampilan tentang PDC.

Menurutnya, kegiatan pelatihan fasilitator PDC ini dimaksudkan untuk menyiapkan dan membekali fasilitator dengan pengetahuan terkait pengasuhan anak dengan cinta.

Nantinya, fasilitator yang telah dibekali ini, akan diterjunkan ke Desa, Komunitas Umat Basis, kelompok peduli perempuan dan anak.

Mereka bakal mensosialisasikan dan menyadarkan masyarakat, tentang bagaimana pola pengasuhan yang ramah anak. Sehingga berdampak pada kualitas kepribadian dan kehidupan anak, sebagai generasi penerus bangsa.

Peserta yang hadir dalam kegiatan pelatihan ini, kata dia, berasal dari utusan Gereja, utusan Desa dan anggota P2TP2A Ngada.

Salah seorang peserta, dari P2TP2A Ngada Lidwina Dhiu mengatakan, berdasarkan undangan yang diterima Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Ngada, kegiatan ini dipandang amat penting dan strategis dalam memberi pemahaman tentang pengasuhan  anak dalam keluarga.

“Seperti apa alur kegiatannya, nanti baru akan kita ketahui dalam pelatihan selama empat hari ke depan. Yang jelas dari topik dam materi-materinya, kegiatan ini menarik diikuti dan bermanfaat,” kata Lidwina yang akrab disapa Winda.

Materi pertama yang diterima oleh peserta adalah pengalaman masa kecil yang berkesan, tanda keutuhan dan kehancuran, benih kebaikan dan materi menjadi fasilitator PDC. Sedangkan tim pemateri berasal dari Keuskupan Ende dan WVI Kupang.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

https://www.youtube.com/watch?v=m07YkjJFceU

Ngada WVI
Previous ArticleTersangka Korupsi Dana Desa di Ende Belum Diserahkan, Polisi Tunggu Petunjuk Jaksa
Next Article Kesulitan Air, 50 KK di Matim Timba Air Sumur Sedalam 30 Meter

Related Posts

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026

Manggarai Timur Hadapi Lonjakan Bunuh Diri, Dinas Sebut Peran Ayah Perlu Diperkuat

2 Juli 2026

Reses di Manggarai Timur, Siena Katarina Bantu Pembangunan Gereja Stasi Bangka Jari

1 Juli 2026
Terkini

Kementerian HAM Gandeng Lembaga Vokasi di Sumba Cegah Perdagangan Orang

7 Juli 2026

JPIC OFM Dukung Penolakan Keuskupan Ruteng, Desak Izin Tambang PT SJA Dicabut

6 Juli 2026

Kementerian HAM dan KPAI Edukasi 200 Pelajar Sumba untuk Cegah TPPO dan Kekerasan Seksual

6 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026

Hidup dalam Roh vs dalam Daging

5 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.