Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kebakaran Pustu di Cibal Barat Diduga Akibat Arus Pendek
Regional NTT

Kebakaran Pustu di Cibal Barat Diduga Akibat Arus Pendek

By Redaksi24 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pustu di Cibal Barat yang terbakar (Foto: FB Dius Otur)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kebakaran Puskesmas Pembantu (Pustu) di Ngancar, Desa Wae Rena Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai diduga akibat arus pendek dari mesin genset.

Kebakaran yang terjadi pada Kamis (23/05/2019), sekitar pukul 16.00 Wita itu telah menghanguskan satu pustu, iventaris pustu dan semua perabotan rumah tangga yang ada di dalamnya.

Api bisa dipadamkan sekitar pukul 17.00 Wita dengan bantuan warga sekitar . Namun, gedung pustu dan semua perlengkapan di dalamnya hangus terbakar.

Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu menerangkan, akibat kebakaran tersebut menyebabkan Beni Sumardi (36) mengalami luka bakar pada bagian tangan kiri dan tangan kanan, serta paha kaki kanan.

Korban yang berkerja sebagai mantri kesehatan (PNS) di Pustu tersebut langsung dirujuk ke Rumah Sakit Ben Mboi Ruteng.

Menurut keterangan saksi Hubertus Sumardi Kaha, ia melihat kepulan asap tebal dan nyala api yang bersumber dari Pustu Waerenca. Hubertus langsung mendatangi sumber kebakaran bersama-sama dengan Kepala Desa Waerenca Yohanes Sudin.

Sekdes Waerenca Hendrikus Sampur dan warga Kampung Ngancar, Desa Waerenca, dan para saksi pun turut membantu memadamkan api.

Kepada Polisi, istri korban Rena Pila mengaku sumber api berasal dari korsleting mesin genset yang sedang diperbaiki oleh korban.

Sebelumnya, sempat keluar percikan api dari mesin genset dan langsung menyambar jeriken yang berisi bensin. Sehingga dengan cepat api membesar dan mengakibatkan kebakaran terjadi.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Manggarai
Previous ArticlePekerjaan Listrik di Maurole Belum Rampung, PLN: Pekerja Sakit Malaria
Next Article Gelar Diskusi Publik, AMAN Dorong Bupati Matim Segera Sahkan Perbup

Related Posts

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Stevi Harman Salurkan Bantuan ke 22 Kampung Terdampak Gempa di Reok dan Reok Barat

23 Agustus 2026

Lima Permintaan Warga Terdampak Gempa di Golo Conggo ke Wapres Gibran

23 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.