Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu (AMPP) saat melakukan aksi di depan Kantor KPU Mabar beberapa bulan lalu (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
alterntif text

Labuan Bajo, Vox NTT- Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu Manggarai Barat (AMPP Mabar) geram dengan kasus dugaan suap sebesar Rp 70 Juta yang diterima oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mabar Robertus V Din dari seorang mantan caleg PDIP Petronela Madina.

“Kami geram dengan situasi ini. Karena itu kami akan melakukan aksi minta Ketua KPU Mabar mundur dari jabatannya,” ujar Koordinator AMPP, Itho Umar saat dihubungi VoxNtt.com, Selasa (28/05/2019).

Itho menjelaskan saat ini AMPP sedang mengkaji beberapa tuntutan yang akan dibacakan saat aksi demontrasi.

“Satu tuntuntan sudah pasti yaitu minta Ketua KPU Mabar mundur. Namun ada juga tuntutan lain yaitu minta Polres dan Bawaslu Mabar turun tangan menyelesaikan persoalan ini,” jelas Itho.

Rencana aksi demonstrasi, kata dia, akan dilakukan beberapa hari ke depan. Sasaran aksi yaitu di depan Kantor KPU Mabar, Polres Mabar dan Bawaslu.

“Kita tunggu saja, dalam waktu dekat. Kami masih kaji dan buat surat izin aksi,” tegas Itho.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba