Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Dugaan Terima Suap Ketua KPU Mabar, Partai Hanura Angkat Bicara
Pilkada

Dugaan Terima Suap Ketua KPU Mabar, Partai Hanura Angkat Bicara

By Redaksi3 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris DPC Partai Hanura Mabar, Emerensianus Robensen Nomer
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Kasus dugaan suap yang diterima oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat (KPU Mabar) Robertus V Din, dari seorang mantan Caleg PDI-Perjuangan Dapil 1 Petronela Madina mengundang reaksi banyak orang.

Setelah PMKRI, Pengamat Politik, dan AMPP, kini reaksi lain datang dari Partai Hanura.

Sekretaris DPC Partai Hanura Mabar Emerensianus Robensen Nomer mengatakan, persoalan ini sudah selesai untuk kedua pribadi. Karena kedua belah pihak (Ketua KPU dan Petronela) sudah mengklarifikasi ke publik secara terbuka.

Tetapi secara etika lembaga sebagai wasit pemilu itu, kata Mensu, KPU harus menjelaskan secara terbuka ke publik terkait duduk persoalannya.

“KPU sebagai lembaga independen harus menghindari intervensi dari pihak-pihak yang berkompetisi, mengingat tahapan Pilkada sudah di depan mata, maka persoalan ini harus clear sebelum tahapan Pikada dimulai,” tegas Mensu kepada VoxNtt.com, Selasa (02/07/2019).

Menurut dia, penjelasan terbuka KPU Mabar sangat penting agar independensi lembaga Pemilu tetap terjaga dengan baik.

Terkait pandangan pengamat tentang jelang Pilkada integritas KPU dipertanyakan, menurut Mensu pendapat tersebut sangat wajar.

“Terlepas dari benar tidaknya kasus Petronela ini, tapi rasa percaya dari konstituen jelas terganggu. Integritas dari penyelenggara perlu dipertanyakan kalau belum ada pernyataan resmi secara kelembagaan,” ungkap Mensu.

Terkait rekomendasi empat komisioner KPU yang lainnya untuk meminta Robertus melaporkan Petronela ke Polisi, Mensu enggan berasumsi terlalu jauh.

Karena menurut Mensu, persoalan itu adalah urusan internal KPU.

”Mestinya situasi di dalam lingkup KPU, jangan sampai diketahui publik yang pada akhirnya menimbulkan multi tafsir,” tegasnya.

“Mereka selesaikan dulu ke dalam, sehingga keluarnya enak berupa pernyataan sikap bersama secara kelembagaan, saya yakin semuanya puas nanti,” tutup Mensu.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

KPU Mabar KPU Mabar Terima Suap Manggarai Barat
Previous ArticleTerobosan Pembangunan Rumah Adat Ala Kades Bangka Ruang
Next Article PPDB Online Tahun 2019 di Provinsi NTT Berjalan Lancar

Related Posts

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.