Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Video: Rapat Soal Rencana Penutupan Pulau Komodo Nyaris Ricuh, Begini Suasananya
NTT NEWS

Video: Rapat Soal Rencana Penutupan Pulau Komodo Nyaris Ricuh, Begini Suasananya

By Redaksi26 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rapat Dengar Pendapat (RDP) nyaris ricuh. Penduduk pulau Komodo berdiri dari tempat duduk mereka dan menunjuk Wakil Bupati Mabar Maria Geong (Foto Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

https://www.youtube.com/watch?v=25RZNeipLEs&feature=youtu.be

Kupang, Vox NTT-Buntut pernyataan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat yang akan menutup pulau Komodo dan merelokasi warga setempat, menuai protes dari masyarakat.

Setelah melakukan aksi di depan Kantor DPRD, Kantor Bupati dan Kantor Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) pada Rabu (18/7/2019), kini penduduk pulau menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Manggarai Barat, Senin (22/7/2019).

Kehadiran mereka guna menegaskan kembali penolakan atas rencana Gubernur NTT tersebut.

RDP mulai memanas saat Wakil Bupati Mabar, Maria Geong mengatakan secara administratif Pemerintah Daerah (Pemda) Mabar belum mengetahui dengan pasti terkait Penutupan Pulau Komodo.

“Kami belum dapat surat tentang penutupan Pulau Komodo,” ungkap Maria.

Pernyataan Maria sontak membuat penduduk Komodo marah. Beberapa pemuda dari pulau Komodo langsung berdiri dan menunjuk Wakil Bupati Mabar sambil berkata ‘Pemerintahan macam apa ini‘.

“Masa Pemda tidak tahu terkait penutupan pulau Komodo ini. Sementara Gubernur sudah berulang-ulang kali mengatakan hal ini di media massa,” ungkap Akbar, salah satu pemuda pulau Komodo.

Akbar mengatakan penduduk Komodo akan melakukan aksi besar-besaran lagi dan akan membawa Komodo ke Labuan Bajo jika DPRD dan Pemda tidak menyuarakan penolakan terhadap rencana Gubernur Viktor.

“Kami janji akan aksi besar-besaran lagi dan kami akan bawa Komodo ke sini. Kami tidak hanya bawa 1, kami akan bawa sampai 10 ekor ke sini,” tegas Akbar.

Tidak sampai di situ, situasi kian memanas ketika salah satu anggota DPRD Mabar dari Partai Hanura, Blasius Janu berkomentar mengenai hal ini sambil memukul-mukul meja.

Blasius mengatakan dirinya sepakat dengan penduduk pulau Komodo agar menolak rencana penutupan pulau itu oleh Gubernur Viktor.

“Maka saya sependapat dengan masyarakat agar tolak rencana ini. Dan saya minta Pemerintah nyatakan itu di dalam paripurna ini,” tegas Blasius.

Situasi baru mereda ketika Ketua DPRD Mabar Blasius Jeramun meminta semua peduduk pulau Komodo untuk tenang.

Blasius juga mengatakan setelah RDP, DPRD akan melakukan rapat internal untuk membahas hal ini serta menentukan  sikap secara bersama. (VoN).

Manggarai Barat Pulau Komodo Viktor Bungtilu Laiskodat
Previous ArticlePutra Putri Labuan Bajo Diaspora Tolak Rencana Relokasi Warga Pulau Komodo
Next Article Penutupan Pulau Komodo dan Relokasi Warga Lokal, Disebut Program Liar Laiskodat

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.