Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Istri Keracunan Makanan Saat Prajabatan, Suami: Istri Saya Sedang Hamil
NTT NEWS

Istri Keracunan Makanan Saat Prajabatan, Suami: Istri Saya Sedang Hamil

By Redaksi2 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi. (blogtuban.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Sebanyak 11 orang peserta diklat prajabatan PNS di Hotel Cendana Kupang terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Prof Yohanes Kupang pada Kamis, 01 Agustus 2019.

Mereka diduga keracunan makanan di Hotel tersebut dengan menyebabkan perut sakit dan muntah-muntah.

Jum’at 02 Agustus 2019 siang,  VoxNtt.com dikonfirmasi oleh suami salah satu korban yang dalam keadaan mengandung.

Menurutnya, sebagai suami, merasa khawatir dengan kondisi istrinya yang sementara mengikuti kegiatan diklat prajabatan oleh Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) NTT di Hotel Cendana Kupang.

“Saya kwatir saja. Istri saya dalam keadaan hamil besar. Takut terjadi apa-apa,” jelasnya saat ditemui di BTN Kupang.

Sejam kemudian, VoxNtt.com mencoba mendatangi Hotel Cendana Kupang untuk meminta konfirmasi pihak penyelenggara. Oleh salah satu staf BPSDMD diarahkan untuk bertemu langsung pimpinan instansi itu di kantornya di Jalan Perumahan BTN Kolhua.

Usai menunggu kurang lebih satu jam, Kepala BPSDMD NTT, Petrus Keron, berhasil ditemui pukul 17.30 wita di ruang kerjanya. Saat itu, ia ditemani Sekretaris, Else Hayer.

“Begini, kalau keracunan kita belum bisa pastikan. Orang merasa tidak sehat dan mual-mual. Bisa saja stres. Kemarin saya katakan, sejauh ini belum bisa dipastikan karena keracunan makanan. Kita  juga sudah koordinasi dengan balai POM. Kemarin kita langsung dengan media. Kalau soal jumlah orang, itu ada 11 orang sempat dilarikan ke RS. saya turun langsung untuk cek,” jelas Petrus.

Istansinya sudah mendampingi mereka untuk mengecek, dan sejauh tidak ada akibat fatal.

“Sudah ada cek detak jantung bayi. Karena ada korban juga yang mengandung. Saya pikir semua kemarin sudah kembali ke hotel. Saya sempat bertemu dengan semua peserta. Saya katakan kepada mereka bahwa, saya sedang berbenah kalaupun ditemukan yang berbuat sesuatu, saya akan tindak tegas,” katanya.

Terkait pihak penyedia makanan, diririnya menjelaskan bahwa, dalam naskah kontrak itu ada penegasan, jika terdapat kesalahan.

“Kita akan beri peringatan dan akan dicoret, kalau terbukti. Naskah kontrak kerja dengan penyedia ada. Hasil pemeriksaan Balai POM belum dikeluarkan,” imbuh dia.

Menurutnya aneh saja, karena jasa penyedia makanan, diedarkan kepada empat kelas, sedangkan yang mengalami keracunan hanya di Hotel Cendana sedangkan di tiga tempat lain tidak.

Diketahui, Pelatihan prajabatan seluruh NTT ada 4000-an orang dan akan selesai pada akhir Desember 2019. Mereka tersebar di Berbagai  hotel dan penginapan di Kota Kupang.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

Kabupaten Kupang Prajabatan Keracunana makanan
Previous ArticleKepala Inspektorat Matim: Ada Banyak Sekali Pengaduan Dana Desa
Next Article Dinilai Tak Bernyali, PMKRI Desak Kajagung Copot Kajati NTT

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.