Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Lima Kabupaten di NTT Keluar dari Status Daerah Tertinggal
NTT NEWS

Lima Kabupaten di NTT Keluar dari Status Daerah Tertinggal

By Redaksi5 Agustus 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi kediaman ibu Sisilia Sina (62) di Kelurahan Kotaratu, Kecamatan Ende Utara (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah mencabut status lima daerah tertinggal di NTT.

Kelima daerah tersebut yakni Kabupaten Ende, Nagekeo, Manggarai, Manggarai Barat dan TTU.

Informasi yang diperoleh Voxntt.com, pencabutan daerah tertinggal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Nomor 79 Tahun 2019 Tentang Penetapan Kabupaten Daerah Tertinggal Yang Terentaskan Tahun 2015-2019 pada 31 Juli 2019 lalu.

Dalam keputusan tersebut, terdapat 62 kabupaten dari 23 provinsi di Indonesia yang memperoleh status terentaskan dari status daerah tertinggal.

Di NTT sendiri, terdapat lima daerah. Namun, kelima daerah ini masih dibina oleh Kementerian atau Lembaga dan Pemerintah Daerah Provinsi selama tiga tahun sejak ditetapkan sebagai daerah yang sudah terentaskan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menetapkan 18 kabupaten di NTT sebagai daerah tertinggal pada 4 November 2015 lalu, termasuk lima kabupaten tersebut.

Penetapan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 131/2015 Tentang Penetapan Daerah Tertinggal.

Penulis : Ian Bala

Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleDistan NTT Segera Pantau Daerah Rawan Pangan
Next Article Manggarai Keluar dari Status Daerah Tertinggal

Related Posts

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026

IFTK Ledalero Gelar Konser Amal di Kupang, Target Himpun Dana hingga Rp600 Juta untuk Renovasi Biara

10 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026

Apa yang Tersisa dari Manusia Ketika Artificial Intelligence Meniru Segalanya?

11 Juli 2026

IFTK Ledalero Gelar Konser Amal di Kupang, Target Himpun Dana hingga Rp600 Juta untuk Renovasi Biara

10 Juli 2026

Menakar Prioritas NTT: Antara Berburu Pajak Plat Luar dan Menelantarkan Terminal Tipe B

10 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.