Para nelayan pose bersama di dermaga Borong yang masih ambruk, Kamis (15/08) (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
alterntif text

Borong, Vox NTT-Kondisi dermaga Borong di Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi NTT masih ambruk.

Pantauan VoxNtt.com, Kamis (15/08/2019) pagi, tampak di beberapa titik bangunan dermaga yang jebol pada Kamis, 6 Desember 2019 lalu itu, semakin banyak yang roboh.

Kondisi ini pun lebih para dengan sebelumnya. Akibat abrasi pantai juga, ruas jalan yang bakal menghubungkan jalur selatan itu, sudah mulai mengalami pengikisan.

Akibatnya, para nelayan pun mengaku kesulitan untuk akses ke dermaga. Bahkan hingga saat ini belum satu pun langkah Pemda yang meyakinkan mereka, jika dermaga itu akan dibangun kembali.

Padahal, kondisi dermaga yang ambruk itu, pernah dipantau langsung oleh Gubernur NTT Viktor Bung Tilu Laiskodat, Bupati Matim Agas Andreas dan beberapa pejabat Matim, pada Jumat, 3 Mei 2019 lalu.

“Para petugas sudah pernah datang ke sini tetapi hanya datang lihat saja, tetapi sampai sekarang hasilnya belum ada,” ujar Marten Adam (45), nelayan yang ditemui VoxNtt.com di dermaga Borong, Kamis (15/8/2019).

alterntif text

Adam menjelaskan, keberadaan dermaga itu sangat memberikan manfaat bagi nelayan yang melakukan aktivitas di pantai itu.

“Dermaga ini sumbernya kami untuk bongkar muat ikan, barang-barang mau muat ke kapal sangat setengah mati, jadi kami nelayan di sini hanya minta tolong diperabaiki,” keluh Adam dan beberapa nelayan lainnya.

Dia pun berharap, Pemda Manggarai Timur segera memperbaiki dermaga yang kian ambruk itu dengan memberikan sebuah kepastian bukan janji manis.

“Bapak bupati Matim tolong bangun dermaga Borong. Sampai sekarang kami merasa setengah mati untuk melakukan aktivitas melaut kami. Itu saja permintaan kami bapak,” tukasnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba