Beberapa ASN menggotong peserta yang pingsan aaat apel Hari Kemerdekaan RI ke-74 di lapangan Berdikari Danga, (17/08/2019)

Mbay, Vox NTT-Pilu, sejumlah pelajar jatuh pingsan saat mengikuti upacara bendera 17 Agustus 2019 di lapangan Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo.

11 orang diantaranya masuk Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Danga.

Novi Rafu, petugas kesehatan yang bertugas saat apel mengungkapkan, secara keseluruhan terdapat 80 peserta yang pingsan dan lemas.

Insiden jatuh pingsan terjadi saat Bupati Nagekeo, Yohanes Don Bosco Do membacakan sambutan dan amanat upacara.

Siswa dan PNS yang pingsan kemudian digotong petugas ke dalam mobil Ambulans yang telah disiapkan panitia.

Namun, pantauan VoxNtt.com, hanya sepuluh pelajar dan satu PNS yang diantar hingga UGD Puskesmas Danga. Sisanya, hanya mendapat pertolongan medis di pinggir lapangan upacara oleh petugas.

“Ada 10 orang yang dibawa ke sini, ada yang pingsan saja dan lemas-lemas” kata petugas piket kesehatan di UGD Puskesmas Danga.

Penyebab utama insiden itu disinyalir karena peserta apel terpapar langsung di bawah sinar matahari dalam waktu yang lama.

Beberapa ASN menggotong rekannya yang pingsan saat apel Hari Kemerdekaan RI ke-74 di Lapangan Berdikari Danga, (17/08/2019)

Pasalnya, berdasarkan undangan panita, apel Kemerdekaan sejatinya dimulai pukul 08.00 witta. Kurang lebih satu jam sebelumnya mereka telah memenuhi Lapangan Berdikari Danga untuk mengikuti apel.

Sayangnya, waktu pelaksanaan apel bendera molor. Apel baru dimulai pukul 09.00 Witta atau molor satu jam dari jadwal yang telah ditentukan.

Penulis: Patrik Djawa

Editor: Irvan K

alterntif text