Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Dua Anak Berumur 5 Tahun di Kupang Diduga Jadi Korban Pembunuhan
HUKUM DAN KEAMANAN

Dua Anak Berumur 5 Tahun di Kupang Diduga Jadi Korban Pembunuhan

By Redaksi6 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dewi Regina Ano (24) dan anak kembarnya masih terkapar bersimbah darah. Ketiganya diduga menjadi korban pembunuhan (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Dua anak berumur 5 tahun, masing-masing, AM dan AM ditemukan tewas di Mess Karyawan Hotel Ima, Jalan Timor Raya, RT 009, RW 003, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Keduanya diduga menjadi korban pembunuhan.

AM dan AM tewas dengan luka sayatan senjata tajam di kepala.

Tak hanya dua bocah kembar tersebut, ibu kandung mereka Dewi Regina Ano (24)  juga tewas bersimbah darah dengan meninggalkan luka gorok di leher dan perut.

Saat ditemukan, Dewi masih bernapas dan dalam keadaan kritis. Ia terkapar di samping dua anaknya yang sudah tewas.

Ketiga korban kemudian dilarikan ke RSU S.K Lerik Kota Kupang.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, kasus dugaan pembunuhan tragis itu terjadi, Kamis (05/09/2019), sekitar pukul 17.10 Wita.

Obir Masus (31), saksi mata sebagaimana dirilis dalam dalam laporan Polisi mengaku, sekitar pukul 17.10 Wita ia pulang ke Mess Hotel Ima.

Obir yang adalah suami dan ayah korban langsung mengetuk pintu, namun tak ada jawaban dari dalam kos mereka.

Ia kemudian duduk di kursi di depan rumah karena mengira istri dan anak-anaknya masih tidur.

Namun karena sudah terlalu lama menunggu, Obir kemudian berinisiasi untuk mendobrak pintu rumah.

Setelah pintu terbuka, saat itu pula pria yang berprofesi sebagai tukang batu itu menemukan dua buah hatinya dan istri masih tergeletak dengan bersimbah darah.

Melihat kejadian tersebut, Obir langsung keluar rumah dan melaporkannya di Pos Satpam Hotel Ima.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Boby Mooynafi saat dikonfirmasi, Kamis Malam, mengatakan Polisi masih melakukan penyelidikan di balik kasus pembunuhan tersebut.

Ibu kedua bocah itu, kata dia, masih dirawat intensif di RSU Kota Kupang.

“Beta (saya) kebetulan masih di Rote, kita masih opname jenazah di RSB,  besok dokter forensik tiba langsung otopsi kaka untuk pastikan meninggalnya para korban,” jelas Boby.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang Kota Kupang
Previous ArticlePolsek Malaka Timur Sosialisasi Kamtibmas di Desa Numponi
Next Article Seminggu Menjabat, Ketua DPRD Mabar “Blusukan” ke Mbarata

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.