Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Diskusi Grup WA VoxNtt.com TTS: Jalan Provinsi Butuh Perhatian Serius DPRD
Regional NTT

Diskusi Grup WA VoxNtt.com TTS: Jalan Provinsi Butuh Perhatian Serius DPRD

By Redaksi7 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati TTS, Epy Tahun tampak berselfie bersama Obet Naitboho usai pelantikan anggota DPRD TTS. Obet adalah mantan rival berat Epy Tahun pada Pilkada TTS 2018 lalu. (Foto: IST)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Jalan Provinsi di kabupaten TTS butuh perhatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) khususnya yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 8, Wilayah TTS.

Demikian diungkapkan Forum Diskusi VoxNtt.com dalam WhatsApp (WA) Group VoxNtt.com_TTS beberapa waktu lalu.

Usman Sakan, salah seorang dosen Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), mengatakan, persoalan infrastruktur jalan di Kabupaten TTS, khususnya jalan provinsi masih jauh dari perhatian.

Diakuinya, anggota DPRD NTT dari TTS sudah silih berganti namun, persoalan jalan provinsi yang kurang layak masih menjadi keluhan.

Oleh karena itu, dengan terpilihnya enam anggota DPRD Provinsi NTT dari TTS, diharapkan bisa diperhatikan lewat kebijakan anggaran.

“Mengapa infrastruktur jalan itu penting? Karena bisa mendorong gerak pertumbuhan ekonomi yang ikut berpengaruh signifikan terhadap akses pendidikan, serta tingkat derajat kesehatan masyarakat,” papar Usman.

Dia juga berharap, anggota DPRD NTT yang sudah dilantik supaya benar benar menjalankan fungsi DPRD yakni fungsi budgeting, fungsi legislasi dan fungsi pengawasannya dengan baik.

“Di samping itu anggota DPRD juga harus bisa memenuhi aspirasi yang dititipkan rakyat kepadanya untuk lima tahun ke depan. Sebagai mitra pemerintah daerah, kita menaruh harapan yang besar kepada mereka untuk bersama pemerintah provinsi maupun daerah membangun TTS lima ahun ke depan ke arah yang lebih baik,” tandasnya.

Perda Kawasan Bebas Rokok Dinilai Tidak Urgen

Pengamat Hukum asal Undana Bill Nope, berharap agar anggota DPRD TTS bisa melaksanana tiga fungsi pokoknya secara baik.

Disinggung soal Perda tentang kawasan bebas rokok, dosen Undana ini, mengatakan, Perda tersebut belum penting dan mendesak untuk diatur.

“Masih banyak persoalan masyarakarat yang membutuhkan produk hukum yang mengatur baik di bidang sosial maupun ekonomi. Produk Perda harus bisa menyentuh persoalan masyarakat. Jangan sampai produk Perda yang tidak penting dibuat hanya sekedar untuk penyerapan anggaran,” kritik Magister Hukum Internasional ini.

Sementara itu Un Weo, mewakili kaum muda TTS berharap, DPRD lebih mengawasi pemerintah agar program-program yang diluncurkan tepat sasaran sehingga bisa mensejahterakan seluruh rakyat.

“Semakin banyak Perda bukan jaminan pelayanan masyarakat yang maksimal. Mestinya buat perda yang bisa mengatasi stunting yang begitu tinggi di TTS,” ujar mantan Sekretaris Cabang GMKI Kupang ini.

“Kawalnya dengan cara apa? Salah satunya membuat Perda. Lalu, pertanyaannya Perda apa yang paling urgen dibutuhkan masyarakat TTS sekarang? Coba lihat kembali program unggulan Bupati dan Wakil Bupati TTS. Apakah ada program membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat TTS? Rasa-rasanya yang urgen sekarang adalah membuka perspektif wirausaha masyarakat TTS sehingga tidak menambah angka TKI/TKW ilegal,” tulis Un dalam pesan WhatsAppnya.

Penulis: L. Ulan

Editor: Irvan K

Pemuda TTS TTS
Previous ArticlePanggung ‘Natas’ Dibangun, Kadis PUPR Matim: Kita Harus Mulai dari Lehong
Next Article Pemda Malaka Evaluasi Program Percepatan Penurunan Stunting

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.