Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemkab Ende Diminta Bangun Jamban di Pasar Potulando
Regional NTT

Pemkab Ende Diminta Bangun Jamban di Pasar Potulando

By Redaksi10 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pedagang harian Pasar Potulando atau Pasar Senggol Ende, NTT mengeluhkan jamban yang pernah dijanjikan Pemerintah Kabupaten Ende beberapa waktu lalu.

Para pedagang harus tutup dan meninggalkan lapak jualan lantaran minimnya fasilitas jamban di kompleks pasar tersebut.

“Waktu resmi (pasar) tahun lalu memang pemerintah pernah janji bangun jamban. Sudah pernah ukur tapi sampai saat ini belum dibangun,” kata salah seorang pedagang Pasar Potulando Jainab kepada wartawan, Selasa (10/09/2019) siang.

“Iya, harus lari ke rumah kami masing-masing. Jauh di Onekore sana,” sambung dia setelah ditanya awak media.

Jainab menyebutkan jamban di kompleks memang pernah dibangun sebelum adanya proyek pembangunan pasar tersebut. Tetapi sudah tak berfungsi dan tutup karena sudah penuh.

Kurang lebih setahun dengan tidak adanya jamban, Jainab mengaku malu ketika ditanya para pengunjung. Terlebih, pengunjung yang berasal dari luar daerah.

“Pernah kami ditanya toilet oleh orang Jawa dan bule-bule. Kami malu dan terpaksa kami arahkan ke Mesjid, ke Kantor BRI atau Apotek dekat sini. Ia, sangat malu kita,” kata dia.

Jainab menegaskan fasilitas umum seperti jamban sangat dibutuhkan. Karena sarana tersebut sangat melekat dengan diri setiap manusia.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Ende diharapkan segera membangun sarana dimaksud di Pasar Potulando.

“Kita hanya minta bangun jamban dan air bersih. Kita kesulitan itu di sini,” kata Jainab.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ende belum dapat ditemui.

Sejumlah awak media mendatangi kantor tersebut pada Selasa siang namun dikabarkan sedang bertugas di luar kota. Untuk diketahui, media ini terus berupaya untuk menghubungi Kadis Disperindag Ende.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Pasar Potulando
Previous ArticleGolkar Manggarai Usung Osy Gandut Maju di Pilkada 2020
Next Article Meriahkan HUT Kota Kefamenanu, Pemkab TTU Gelar Aneka Kegiatan

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.