Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Medsos»Ratusan Warga Kota Kupang Tanda Tangan Petisi ‘Air Bersih’ ke Gubernur NTT
Medsos

Ratusan Warga Kota Kupang Tanda Tangan Petisi ‘Air Bersih’ ke Gubernur NTT

By Redaksi10 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
ilustrasi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT –Ratusan netizen telah menandatangi petisi tentang air bersih Kota Kupang yang dilayangkan Ferdinand Pello kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Petisi yang dirilis di website Change.org itu berjudul: Desak Gubernur NTT, dukung bendungan KOLHUA sebagai Solusi krisis Air Bersih Kota Kupang

Hingga Selasa (10/09/2019) malam, tercatat sudah 200 netizen yang menandatangani petisi tersebut.

Pencetus petisi air bersih, Ferdinand Pello berharap lebih banyak netizen menandatangani petisi demi perubahan di Kota Kupang.

Menurut Ferdinand, petisi itu bertujuan untuk menjaring dukungan warga terhadap gubernur untuk mengambil terobosan dalam mewujudkan Bendungan Kolhua.

“Karena sebagai warga kami sangat berharap pak gubernur turun tangan. Jangan biarkan pak wali kota sendiri, karena kota ini juga merupakan ibu kota provinsi. Apalagi urusan air ini lintas pemerintahan,” kata Ferdinand kepada wartawan di Kupang, Selasa siang.

Ia mengatakan, jika membaca data-data yang dirilis PDAM Kota Kupang, kebutuhan air bersih di kota itu mencapai 812,96 liter per detik.

Sementara yang baru terdistribusi saat ini adalah 377 liter per detik atau baru 46 persen.

Di sisi lain, Kota Kupang tidak mempunyai sumber air baku yang memadai yang bisa diproduksi menjadi air bersih.

Oleh karena itu jelas dia, salah satu terobosan yang paling jitu adalah membangun Bendungan Kolhua.

Apalagi, kata Ferdinand, bendungan ini sudah melalui kajian ilmiah dari para ahli.

Dengan demikian tidak diragukan lagi dampak lingkungannya terhadap masyarakat sekitar.

Tak sekadar berjuang lewat petisi online, Ferdinand mengatakan akan mengajak warga Kota Kupang untuk ikut mendukung gerakan ini yakni menandatangani spanduk dukungan terhadap gubernur untuk menyetujui pembangunan Bendungan Kolhua.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang
Previous ArticleBPR Christa Jaya Kupang Segera Lapor Balik Istri Rafi
Next Article Golkar Manggarai Usung Osy Gandut Maju di Pilkada 2020

Related Posts

Pemkab Manggarai Barat Terima Dana CSR dari Bank NTT

15 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026
Terkini

Pemkab Manggarai Barat Terima Dana CSR dari Bank NTT

15 September 2026

Ketua DPW NasDem NTT Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Manggarai Raya

15 September 2026

Tokoh Muda Batu Tiga Pastikan Dukung Arfandi di Pilkades 2026

15 September 2026

Kafegama dan JPIC OFM Tuntaskan Distribusi 1.265 Paket Bantuan di Sambi Rampas Manggarai Timur

15 September 2026

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.