ilustrasi (Foto: Istimewa)

Kupang, Vox NTT –Ratusan netizen telah menandatangi petisi tentang air bersih Kota Kupang yang dilayangkan Ferdinand Pello kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Petisi yang dirilis di website Change.org itu berjudul: Desak Gubernur NTT, dukung bendungan KOLHUA sebagai Solusi krisis Air Bersih Kota Kupang

Hingga Selasa (10/09/2019) malam, tercatat sudah 200 netizen yang menandatangani petisi tersebut.

Pencetus petisi air bersih, Ferdinand Pello berharap lebih banyak netizen menandatangani petisi demi perubahan di Kota Kupang.

Menurut Ferdinand, petisi itu bertujuan untuk menjaring dukungan warga terhadap gubernur untuk mengambil terobosan dalam mewujudkan Bendungan Kolhua.

“Karena sebagai warga kami sangat berharap pak gubernur turun tangan. Jangan biarkan pak wali kota sendiri, karena kota ini juga merupakan ibu kota provinsi. Apalagi urusan air ini lintas pemerintahan,” kata Ferdinand kepada wartawan di Kupang, Selasa siang.

Ia mengatakan, jika membaca data-data yang dirilis PDAM Kota Kupang, kebutuhan air bersih di kota itu mencapai 812,96 liter per detik.

Sementara yang baru terdistribusi saat ini adalah 377 liter per detik atau baru 46 persen.

Di sisi lain, Kota Kupang tidak mempunyai sumber air baku yang memadai yang bisa diproduksi menjadi air bersih.

Oleh karena itu jelas dia, salah satu terobosan yang paling jitu adalah membangun Bendungan Kolhua.

Apalagi, kata Ferdinand, bendungan ini sudah melalui kajian ilmiah dari para ahli.

Dengan demikian tidak diragukan lagi dampak lingkungannya terhadap masyarakat sekitar.

Tak sekadar berjuang lewat petisi online, Ferdinand mengatakan akan mengajak warga Kota Kupang untuk ikut mendukung gerakan ini yakni menandatangani spanduk dukungan terhadap gubernur untuk menyetujui pembangunan Bendungan Kolhua.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

alterntif text