Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Konser Noah di Kupang, Juru Parkir Diduga Semena-mena Naikan Pungutan
Regional NTT

Konser Noah di Kupang, Juru Parkir Diduga Semena-mena Naikan Pungutan

By Redaksi23 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah kendaraan roda dua saat diparkir di sisi kiri jalan di kompleks Polda NTT
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT-Konser NOAH dan Saikoji yang berlangsung di Lapangan Polda Nusa Tengara Timur, Sabtu (21/09/2019) malam berlangsung meriah.

Kehadiran Band papan atas tanah air itu membangkitkan gairah masyarakat Kota Kupang untuk datang menonton meski harus berdesak-desakkan di seputaran kompleks Polda NTT.

Pantauan VoxNtt.com, jalur depan Polda NTT untuk sementara di tutup. Sekitar belasan ribu kendaraan roda dua, diparkir di kiri dan kanan jalan sepanjang jalan El Tari hingga jalan Palapa.

Rupanya, kehadiran Noah dan Saikoji disambut baik oleh juru parkir dadakan.

Biasanya, berdasarkan aturan Dinas Perhubungan Kota Kupang, biaya parkir Rp 2000 sekali parkir. Namun, di malam konser biaya parkir menjadi  Rp 5000 sekali parkir.

Karena merasa mahal, banyak masyarakat yang kesal. Beberapa warga menyebut tagihan parkir ini sebagai pungutan liar.

Disaksikan VoxNtt.com, sempat terjadi kisruh antara tukang parkir dengan salah satu penonton konser berinisial HS.

Motor HS didorong ke tengah jalan lantaran protes dengan  kebijakan tukang parkir yang ia nilai semena-mena.

HS menilai pungutan parkir sudah dikategorikan pungli yang tidak sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Saya sempat ribut tadi.  Karena protes dengan harga parkir Rp 5000 mereka dorong motor saya ke tengah jalan. Hampir ricuh juga”, tegas dia kepada VoxNtt.com usai kejadian itu.

Korban lain juga menimpa mahasiswa semester satu di salah satu universitas di Kota Kupang.

Ia menilai tukang parkir memeras penoton konser dengan menaikan biaya menjadi Rp.5000.

“Saya bukan tidak ada uang mau bayar parkiran tapi saya menilai bahwa biaya parkiran sudah tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jika hal seperti ini dibiarkan maka kita akan terus memberi pupuk pada tukang parkir agar pungli parkiran di Kota Kupang  tumbuh  dan berkembang. Kita mau, sesuatu itu jalan sesuai dengan koridor. Kalau aturanya  2000 ya minta 2000. Jangan memanfaatkan kesempatan konser untuk menindas orang lain dengan hal-hal yang tidak baik”, kata Mahasiswa yang namanya tidak mau disebutkan itu.

Sementara salah satu tukang parkir yang namanya tidak mau disebutkan menyampaikan biaya naik karena ada konser dan waktunya malam hari. Ia menyebut biaya parkiran malam dan siang berbeda.

“Kami bekerja untuk menjaga motor tetap aman,” tukasnya.

Namun anehnya, biaya parkir ternyata tidak sama. Ada juru parkir lain yang tetap menerima berapa pun yang diberikan  tanpa harus memaksa masyarakat.

“Kami tidak menentukan harga Rp 5000 sekali parkir, jika uang Rp 5000 tidak ada maka penguna jasa bisa membayar seberapa ada tergantung dari pengertian pengguna jasa”, katanya. (VoN)

Kota Kupang Noah
Previous ArticleCerita Theresia Lie dari TTS, 44 Tahun Mengabdi Sebagai Kader Posyandu
Next Article Pimpinan Definitif DPRD Mabar Resmi Dilantik

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.