Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Puskesmas Ketang Matim Sosialisasi Gerakan “Sayang”
KESEHATAN

Puskesmas Ketang Matim Sosialisasi Gerakan “Sayang”

By Redaksi23 September 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana sosialisasi gerakan sayang ibu, anak dan generasi di wilayah kerja Puskesmas Ketang. (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-UPTD Puskesmas Ketang, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menggelar sosialisasi gerakan “sayang”, Jumat (21/09/2019).

Staf Pengelola Kesehatan Lingkungan (Kesling), Karolus Latu menjelaskan sosialisasi gerakan sayang itu meliputi gerakan sayang ibu, anak dan generasi.

“Kita sosialisasi ke 3 desa tadi di antaranya desa Golo Tolang, Golo Ndele dan Ruan,” ujar alumnus Universitas Nusa Cendana Kupang itu.

Karlos menerangkan kegiatan itu juga bertujuan, pertama, menambah wawasan dan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Kedua, masyarakat diharapakan peduli terhadap kesehatan ibu hamil. Selalu siaga dalam mewujudkan ibu hamil yang sehat dan selamat saat melahirkan, serta bayinya bisa sehat.

Ketiga, kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka kematian ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Ketang.

Dia juga mengapresiasi para crew dan kepala puskesmas yang sudah berusaha untuk menyukseskan kegiatan itu.

Dikatakan, sasaran kegiatan itu adalah kaum wanita terutama ibu rumah tangga.

Hal itu karena ibu merupakan sosok yang harus diperhatikan. Sebab dari ibulah generasi penerus itu dilahirkan.

“Kita harus selamatkan mereka dan kami berharap ini menjadi langkah positif yang perlu dilakukan oleh masyarakat di wilayah kerja puskesmas Ketang,” imbuh bakal calon kepala desa Golo Tolang itu.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Puskesmas Ketang
Previous ArticleBacawabup Malaka Kim Taolin Kembalikan Formulir Pendaftaran ke PDIP
Next Article Maju di Pilkada Malaka, Petrus Bere Siap Bawa Perubahan

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Benteng Jawa–Bawe, Sindir Minimnya Perhatian Pemerintah

3 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.