Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Rumah Sakit Pratama Wewaria Andre W. Dato usai menjelaskan kondisi pembangunan Rumah Sakit Pratama Wewaria saat ini (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
alterntif text

Ende, Vox NTT-Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Tanali, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikebut. Rencananya, rumah sakit tersebut akan rampung pada akhir November 2019.

Andre W. Dato, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Rumah Sakit Pratama Wewaria menerangkan progres pembangunan tahap kedua kini sudah berjalan 33 persen dari total anggaran yang dipergunakan sebesar Rp 2,5 miliar. Anggaran bersumber dari dana alokasi umum (DAU).

Besaran anggaran tersebut untuk kepentingan menyelesaikan sejumlah item pekerjaan seperti pemasangan granit, pengecatan, pemasangan kusen, serta finishing.

“Semua material sudah ada di lokasi sehingga kita pastikan pada bulan November 2019 pekerjaan ini bisa tuntas,” ucap Andre kepada wartawan di Ende, Rabu (09/10/2019).

Ia menjelaskan, anggaran pembangunan rumah sakit tersebut pada tahap pertama dialokasikan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 15.310.000.000.

Namun, proses pembangunan tak kelar, sebab terjadi kelebihan volume galian tanah dari 7.801 meter kubik menjadi 35.000 meter kubik.

“Ketika ada adendum volume maka ada sekitar 2,7 miliar yang dikurangi. Kekurangan itu akhirnya dianggarkan pada tahun 2019,” kata dia.

Untuk diketahui, RS Pratama Wewaria merupakan rumah sakit penyangga untuk melayani masyarakat di wilayah utara Kabupaten Ende.

Dalam janji politik Pilkada kali lalu, rumah sakit tersebut direncanakan ditempati tenaga medis non ASN.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba