Romo Benny Susetyo, tokoh agama dan pastor katolik
alterntif text

Kupang, Vox NTT-Tokoh agama sekaligus pastor katolik, Romo Benny Susetyo berharap uskup Ruteng yang baru, Mgr. Siprianus Hormat lebih fokus pada pemberdayaan umat.

Hal itu disampaikan Romo Benny saat dihubungi VoxNtt.com, Rabu (13/11/2019) sore, menjelang pengumuman uskup baru Ruteng.

“Uskup yang baru sebaiknya fokus pada empowering (pemberdayaan) umat” tulis Romo Benny melalui pesan WhatsApp.

Selain itu, Romo Benny berharap uskup Ruteng yang baru bisa memajukan kesejahteran umat dengan mengarusutamakan nilai-nilai gereja universal.

“Untuk mewujudkan kesejahteran, gereja harus menyentuh masalah  kemiskinan dan terlibat bersama umat,” pintanya.

Ke depan, Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini berharap agar uskup Ruteng yang baru mampu berkomunikasi dan merangkul semua potensi yang ada demi keberlangsungan gereja dan kesejahteraan umat.

Untuk diketahui, Pastor Sipri Hormat adalah imam diosesan Keuskupan Ruteng  yang menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) periode 2016-2019.

Nama Pastor Sipri dibacakan oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Ruteng RD. Alfons Segar di depan ratusan umat dan imam, serta biarawan/i yang hadir memadati Gereja Katedral Ruteng,  Rabu (13/11/2019).

Berikut riwayat hidup Romo Sipri dilansir dari mirifica.net.

Nama Lengkap : RD. Siprianus Hormat

Tempat/Tanggal Lahir: Manggarai 16 Juli 1966 (Manggarai – Flores- NTT)

Riwayat Pendidikan:

SDK Ri’i, Manggarai:1974-1980
SMP Seminari Pius XII Kisol, Manggarai : 1980-1983
SMA Pius XII Kisol, Manggarai: 1983-1986
STFK Ledalero (S.1), Maumere: 1987-1991
Lanjutan studi teologi di STFK Ledalero: 1993-1995
Universits Lateran, Italia (Licenciat): 1999- 2001
Kursus Formasi – Gregoriana: 2001-2002
Kursus Formasi di Varese-Italia: Juni- Juli 2011

Riwayat Pekerjaan:

1995, Ditahbiskan menjadi imam.
1995 – 1996, Ketua KOMKEP Keuskupan Ruteng, Manggarai
dan Pastor Kapelan di Paroki Cewonikit Ruteng, Manggarai

1996 – 1997, Pendamping Para Frater TOR di Lela, Maumere, Flores
1998, Menjadi Pastor rekan Paroki St. Paskalis Cempaka Putih Jakarta Pusat
2002 – 2012, Staf Pembina Seminari Tinggi Ritapiret
2003 – 2012, Staf Dosen STFK Ledalero
2004 – 2012, Pembantu Ketua III STFK Ledalero
2007 – 2011, Dosen Tamu pada STKIP Ruteng, Flores

Pada tahun 2012, ia terpilih sebagai Sekertaris Komisi Seminari KWI dan Sekertari harian BKBLII KWI.

Tahun 2014, terpilih sebagai Ketua UNIO Indonesia.

November 2016, menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif KWI. (VoN)