Pengambilan sumpah dan janji 25 orang Kepala Desa di Belu (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
alterntif text

Atambua, Vox NTT- Bupati Belu Wilybrodus Lay mengingatkan 25 Kades terpilih pada 16 Oktober 2019 lalu agar jangan mempercayai tim sukses dan bekerja jujur, serta tidak korupsi.

Hal itu disampaikan Bupati Lay saat melantik 25 Kades yang dilaksanakan di Gedung Betelalenok, Atambua, Senin (18/11/2019).

Bupati Belu Lay dalam sambutannya berharap agar para Kades yang dilantik agar mulai bekerja dengan hati dan jangan terlalu mendengarkan tim sukses dalam bekerja.

“Profisiat buat bapak dan ibu kepala desa yang hari ini dilantik. Silakanlah bekerja dengan hati melayani masyarakat dan kalau bisa, jangan terlalu dengan bisikan tim sukses, karena nanti akan kurang baik dalam bekerja,” katanya.

Bupati Lay juga meminta para Kades harus bekerja dengan baik dan tidak mengkotak-kotakan masyarakat. Tidak boleh bisikan tim sukses lebih kuat dari masyarakat. Sebab jika demikian, ia mengkhawatirkan pelayanan menjadi tidak maksimal.

“Janganlah terkotak-kotak, dalam membangun. Kalau bisa, diutamakan juga pencegahan terhadap korupsi, supaya jangan sampai muncul Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) di desa, di Kabupaten Belu ini,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun, ke-25 Kades yang dilantik itu dari 32 desa yang melaksanakan Pilkades pada 16 Oktober 2019 lalu. Tujuh Kades di antaranya tidak dilantik atau ditunda karena masih persoalan yang harus diselesaikan.

Di antara 25 Kades yang dilantik itu, terdapat 12 orang Kades Petahana. Rinciannya, tiga Kades sudah masuk tiga periode, delapan Kades yang sudah dua periode dan 13 Kades yang baru.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

alterntif text