Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Soal Pembabatan Hutan Mangrove, Wabup Mabar: Saya Belum Tahu
NTT NEWS

Soal Pembabatan Hutan Mangrove, Wabup Mabar: Saya Belum Tahu

By Redaksi19 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kerusakan hutan mangrove di Dusun Menjaga (Foto: Ito Umar)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Wakil Bupati Manggarai Barat Maria Geong mengaku belum mengetahui pembabatan dan pembakaran hutan mangrove atau bakau di Dusun Menjaga, Desa Mancang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

“Saya belum tahu. Saya juga belum tahu informasinya,” kata Maria dengan singkat kepada VoxNtt.com usai penyerahan DIPA dan alokasi TKDD Lingkup Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun anggaran 2020 di Kupang, Selasa (19/11/2019)

Ia juga mengaku belum mendengar soal kebakaran hutan mangrove di Desa Mancang Tanggar tersebut.

“Kami tidak mendengar kebakaran hutan mangrove. Tidak ada. Saya tidak dengar. Saya belum dengar ada kebakaran mangrove,” tukasnya.

Sebelumya, hutan mangrove atau bakau di Dusun Menjaga, Desa Mancang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dibakar oknum yang tidak bertanggung jawab.

Warga setempat Mohamad Tohir kepada wartawan, Selasa (15/10/2019) sore, mengaku kerusakan hutan mangrove diperkirakan sepanjang 500 meter dari laut hingga darat.

Areal hutan itu, kata Mohamad, kemudian dibuat jalan menuju resort dari salah satu perusahaan.

Baca Juga:

  • Hutan Mangrove di Mancang Tanggar Rusak Dibakar
  • Walhi Minta Pemkab Mabar Jangan Masa Bodoh Soal Pembabatan Mangrove
  • Aparat Diminta Tindak Tegas Perusak Hutan Mangrove di Mabar
  • Foto: Nasib Mangrove di Mabar yang Kian Kritis
  • Jalan Baru Tetap Laju, Mangrove Tak Berdaya

“Saya lahir dan besar di dusun ini pak. Dulu mangrove atau apa namanya hutan itu bagus sekali kelihatannya. kami kecewa sekali ketika ada orang yang merusak itu,” ujarnya.

Ia mengaku takut jika di balik pembabatan hutan mangrove tersebut berpotensi tsunami, air laut pasang hingga mengikis daratan, dan hewan laut punah.

Parahnya lagi, lanjut Mohamad, pembakaran hutan tersebut bukan untuk kepentingan umum, tetapi hanya demi investasi dari salah satu perusahan.

“Banyak hal yang kami takutkan pak. Apalagi lokasi mangrove ini tidak terlalu jauh dari rumah-rumah penduduk,” ujarnya.

Sebagai Kepada Dusun Menjaga, Mohamad kemudian meminta pihak berwajib untuk tidak boleh tinggal diam akan kerusakan hutan mangrove di wilayahnya.

“Kami pernah lihat ada petugas dinas yang datang pak. Tapi kami tidak tahu mereka datang untuk apa. Kalau ada pelanggaran kami minta harus ditegakkan. Kalau melanggar harus dihukum,” pinta Mohamad.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Mabar
Previous ArticlePMKRI Kupang Soroti Anggota DPRD Malaka yang Tak Hadiri Sidang
Next Article Kosgoro NTT: Manuver Jelang Munas agar Tetap Jaga Soliditas Golkar

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.