Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Ini Komentar Direktris RSPP Betun Soal Stok Darah
KESEHATAN

Ini Komentar Direktris RSPP Betun Soal Stok Darah

By Redaksi20 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktris RSUPP Betun dr. Oktelin Kaswadie (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Keluarga pasien di Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun, Kabupaten Malaka kerap sibuk mencari sendiri pendonor darah saat membutuhkan.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, tak jarang keluarga pasien mengeluh karena manajemen RSPP Betun kerap tak menyiapkan stok darah.

Terpantau, selama satu pekan terakhir banyak keluarga pasien di Malaka yang terpaksa menyebarkan informasi di media sosial facebook dan WhatsApp untuk mencari pendonor.

Atas situasi ini, Direktris RSPP Betun dr. Oktelin Kaswadie pun angkat bicara.

Oktelin mengaku, di RSPP Betun terdapat bank darah. Pihaknya, selalu menyimpan darah dari berbagai golongan.

Namun stok darah yang ada, kata dia, tidak bisa bertahan dalam waktu yang lama.

“Kami di rumah sakit itu bank darah. Tapi stok darah hanya bisa disimpan dua minggu. Setelah itu tidak bisa dipakai lagi,” kata Oktelin kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp-nya, Rabu (20/11/2019).

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat Malaka agar selalu mendonorkan darahnya.

Hal ini bertujuan untuk menyediakan semua kebutuhan darah bagi pasien yang sangat membutuhkan.

“Stok darah bila ada pasti akan dipakai terus untuk pasien yang membutuhkan. Jadi kita tetap minta terus kepada masyarakat bila ada yang mau mendonorkan darahnya,” kata Oktelin.

Ia juga mengeluh kesulitan mencari pendonor darah di Malaka yang sesuai persyaratan.

Antusias masyarakat Malaka untuk mendonorkan darah memang menurutnya sangat tinggi. Namun terkendala di persyaratan, sebab darah yang dibutuhkan adalah yang benar-benar baik dan sehat.

“Banyak yang mau mendonorkan darahnya tapi calon pendonor tidak memenuhi persyaratan. Jadi agak sulit cari darah di Malaka ini,” tutupnya.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka RSPP Betun
Previous ArticleTarian Likurai Bakal Sambut Kontingen Persebi Bima
Next Article Ini Kejanggalan Daftar Nama Penerima Bosda di Ende Tahun 2019

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.