Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Prodi Farmasi Poltekes Kemenkes Kupang Gelar Pameran Mini Produk Herbal
KESEHATAN

Prodi Farmasi Poltekes Kemenkes Kupang Gelar Pameran Mini Produk Herbal

By Redaksi29 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pameran jus dan makanan herbal berbahan lokal mahasiswa Prodi Farmasi Poltekes Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Program Studi Farmasi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kota Kupang menggelar seminar dan demo olah produk lokal menjadi makanan dan minumal herbal, Kamis (28/11/2019).

Penanggung jawab kegiatan Yulius B Korassa memaparkan pameran mini makanan lokal dikelola menjadi obat herbal berupa jus dan minuman, serta minyak. Ini adalah  praktik mata kuliah kewirausahaan.

“Mata kuliah ini dua Sistem Kredit Semester (SKS). Satunya teori, satunya lagi mereka langsung praktik mengolah bahan herbal,” jelas Yulius.

Ia menambahkan, praktik dan pameran mini ini adalah bentuk ujian bagi mahasiswa agar mampu melihat sejauhmana mereka memahami teoritis.

“Jadi yang mereka pamerkan ini adalah hasil belajar mereka. Ada jus kelor, minyak dan bahan herbal lain,” jelasnya.

Di stan mini milik mahasiswa juga terdapat puding sedot kelor. Puding dari kelor memiliki fungsi sebagai anti oksigen dan mencegah stunting.

Tak hanya pameran mini, menurut Yulius kelas itu juga mengundang tamu untuk dijadikan pembicara.

Pantauan VoxNtt.com, enterpreuner muda Meybi Agnesya Lomanleda yang adalah  Ceo dan Founder Timor Moringa hadir sebagai pembicara dalam kelas itu.

Meybi, adalah pengusaha home industri yang sempat mendapat penghargaan secara nasional karena sukses dalam pengolaan kelor.

“Saya mengajak kaum muda di NTT untuk mulai menekuni usaha. Apapun itu kalau kita sudah punya mimpi, lalu berusahakan mewujudkannya pasti bisa,” kata Meybi sambil memberi motivasi kepada sejumlah peserta.

Sebagai CEO Timor Moringa, Meybi adalah usahawati yang sukses mengelola kelor menjadi berbagai jenis olahan  herbal. Obat juga kosmetik kecantikan.

“Beberapa kali saya diundang oleh pemerintah provinsi dan Kota Kupang untuk mengikuti pameran ke luar daerah,” katanya.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang
Previous ArticleSoal TKI, Pendeta Emmy: Kalau Gubernur Viktor Tidak Sanggup, Silakan Mundur
Next Article Proyek Jalan Webua-Kletek Dipastikan Selesai Tepat Waktu

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Warga Penfui Timur Geger Temukan Mayat Bayi Membusuk

29 Mei 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.