Salah satu meteran air yang tidak berfungsi dari program hibah air minum untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2019 di Nanu, Desa Lenda, Kecamatan Cibal Barat, Selasa (03/12/2019) (Foto: Pepy Kurniawan/ Vox NTT)
alterntif text

Ruteng, Vox NTT – Program hibah air minum untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2019 di Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai tidak berfungsi.

Pasalnya, selama dua pekan terakhir warga setempat melaporkan tidak mengalir.

Padahal sesuai infromasi yang diperoleh VoxNtt.com, esok Rabu (04/12/2019), Bupati Manggarai Deno Kamelus akan melakukan peresmian pembangunan air minum tersebut.

Pantauan VoxNtt.com, Selasa (03/12/2019), terdapat sejumlah meteran air di Kampung Nanu, Desa Lenda, Kecamatan Cibal Barat tidak berfungsi. Sebab airnya tidak mengalir dalam pipa penyalur.

Salah satu warga kampung Nanu yang enggan menyebutkan namanya mengaku, air tidak mengalir sejak dua minggu lalu.

“Sudah dua minggu airnya tidak berjalan, selama ini kami sangat susah cari air. Petugas memang sering datang kesini tapi tidak ada perubahan,” ungkap sumber itu saat ditemui VoxNtt.com di Kampung Nanu, Selasa sore.

Ia pun mengaku kaget dengan informasi bahwa esok Pemkab Manggarai meresmikan program air itu.

“Apa yang mau diresmikan? Sementara airnya tidak berjalan. Atau mungkin mereka mau meresmikan pipa yang sudah terpasang saja besok,” tukas dia.

Ia meminta agar Pemkab Manggarai segera memerintahkan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Komodo untuk segera memperhatikan air yang tidak jalan itu.

Hal itu agar bisa memenuhi kebutuhan air minum untuk warga Kampung Nanu.

“Kalau bisa pihak terkait bisa perhatikan persoalan ini. Saat peresmian besok jangan hanya melihat titik yang airnya jalan, tapi harus lihat juga di sini, supaya kebutuhan kami akan air bisa terpenuhi,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur PDAM Tirta Komodo Klemens Man mengaku pihaknya akan mengecek langsung kondisi air tersebut.

Klemens juga berjanji akan melakukan perbaikan agar kebutuhan air bagi warga bisa terpenuhi.

“Iya kebetulan besok kami kesan untuk lakukan presmian. Kami akan cek dan perbaiki nanti,” ungkapnya kepada VoxNtt.com melalui saluran telepon, Selasa sore.

Untuk diketahui, sumber pendanaan program ini berasal dari Pemerintah Pusat dalam rangka pencapaian target akses 100 persen air minum aman, nol kawasan kumuh dan 100 persen sanitasi layak.

Kabupaten Manggarai merupakan salah satu dari 122 kabupaten/kota di Indonesia yang melaksanakan program ini.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses air minum yang layak bagi MBR, dan didahului dengan penyertaan modal dari Pemkab Manggarai PDAM Tirta Komodo sebagai pelaksana teknis.

Pelaksanaan program ini ditandai dengan pemasangan sambungan rumah gratis bagi masyarakat penerima manfaat.

Namun dalam pelaksanaannya masyarakat diminta untuk mengumpulkan uang Rp 100.000 per Kepala Keluarga.

Sementara, untuk Kecamatan Cibal Barat pada tahap pertama tahun 2019 ini ada bantuan meteran air minum bersih gratis bagi masyarakat tidak mampu di Desa Lenda, Wae Codi dan Golowoi

Sehingga saat ini air minum bersih di Cibal Barat akan ditangani oleh PDAM Tirta Komodo.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba