Ilustras lomba dayung perahu (Foto: Republika.co.id)
alterntif text

Kefamenanu, Vox NTT-Kelompok pemuda yang bermukim di perbatasan RI-RDTL, tepatnya di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal menggelar lomba dayung perahu antarnelayan.

Kegiatan perlombaan yang akan dipusatkan di Pantai Wini itu direncanakan digelar pada Minggu ketiga bulan Desember.

Kegiatan perlombaan direncanakan akan diikuti oleh nelayan yang berada di sekitar Pantai Wini, Mena dan pantai utara pada umumnya.

“Waktu pelaksanaan tergantung persiapan panitia, peserta itu nanti kita utamakan para nelayan yang dari Wini, kalau kurang baru kita gandeng lagi nelayan dari Mena dan jalur Pantura lainnya, intinya pesertanya itu nelayan yang memiliki perahu,” jelas Eman Lite Tnopo salah satu pemuda Wini saat dihubungi VoxNtt.com, Jumat (06/12/2019).

Eman menuturkan, tujuan digelarnya perlombaan tersebut yakni untuk semakin meningkatkan semangat para nelayan yang berada di sekitar wilayah Pantura TTU pada umumnya dan Wini pada khususnya agar semakin giat melaut.

Hal itu lantaran sejauh ini, jelas Eman, sistem kerja nelayan di sekitar Wini hanya bersifat musiman.

“Nelayan di sekitar Wini ini melaut sifatnya musiman, jadi kita berharap dari perlombaan tersebut nantinya dapat semakin mendorong para nelayan untuk giat melaut,” katanya.

Eman menambahkan, wilayah pantai utara Kabupaten TTU yang terletak di perbatasan RI-RDTL memiliki potensi wisata yang dapat menarik minat wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

Namun sayangnya saat ini banyak potensi wisata tersebut yang belum dikenal secara luas.

Sehingga kegiatan lomba dayung perahu tersebut, jelasnya, juga menjadi salah satu ajang untuk mempromosikan obyek wisata di pantai utara Kabupaten TTU bagi dunia luar.

“Nanti setelah perlombaan dayung perahu ini kita akan terus gelar kegiatan lainnya untuk semakin promosikan potensi wisata Wini kepada dunia luar, ini murni pemuda Wini yang gelar,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba