Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kasus Bunuh Diri di Mata Kornelis Dola
HUKUM DAN KEAMANAN

Kasus Bunuh Diri di Mata Kornelis Dola

By Redaksi16 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kornelis Dola, salah satu bakal calon Bupati Manggarai periode 2020-2025 (Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Akhir-akhir ini, kasus bunuh diri banyak terjadi di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu bakal calon Bupati Manggarai Kornelis Dola mengaku prihatin dengan fenomena tersebut.

Fenomena ini menurut dia, harus diperhatikan secara serius. Sebab merupakan ancaman besar bagi kelangsungan hidup dan martabat manusia.

Apabila tidak diperhatikan, kata dia, maka bunuh diri dianggap sebagai suatu prilaku yang wajar di zaman ini.

Menurut Dola, bunuh diri itu terjadi disebabkan oleh berbagai macam faktor yakni rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM), iman dan budaya.

“Ketika ketiga hal itu dimiliki oleh seseorang, tentunya dia tidak mampu untuk menerima beban yang terlalu banyak,” ungkapnya kepada VoxNtt.com, Senin (16/12/2019).

Bunuh diri juga, lanjut dia, disebabkan karena selalu merasa gagal dalam hidup. Kemudian, merasa diri selalu disingkirkan oleh orang lain.

SDM, iman dan budaya menurut Kornelis, tentu harus menjadi prioritas dalam sebuah pembangunan. Hal itu agar bunuh diri tidak menjadi sebuah kejadian yang seksi.

Dikatakan, pemerintah harus memperioritaskan pembangunan SDM yakni meningkatkan kecerdasan intelektual, iman atau akhlak dan kecerdasan karakter atau nilai budaya.

Dengan memiliki ketiga kecerdasan ini, maka masyarakat mempunyai mental yang tangguh untuk menyelesaikan masalah hidup. Masyarakat juga dipastikan mampu meraih mimpi-mimpinya dan mampu menciptakan kesejahteraan dirinya sendiri.

Dikatakan, peran pemerintah sesungguhnya sangatlah penting dalam mengatasi persoalan bunuh diri.

Menurut dia, pemerintah tidak bisa hanya sekadar melihat, dengar dan berdiam diri.

Bahkan, Dola menilai persoalan maraknya bunuh diri merupakan tanda bahwa pemerintah gagal dalam mewujudkan visinya yakni terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Sebab itu, seluruh program dan kebijakan pemerintah harus berorientasi kepada kesejahteraan manusia atau masyarakat.

“Ketika kasus bunuh diri semakin meningkat, itu artinya pemerintah kita gagal dalam mengatasi maslah ini, disisi lain masalah ini merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah,” ujar Dola.

Dola mengatakan, untuk mengatasi masalah ini, pemerintah harus memberikan solusi yang cepat dan tepat.

“Pemerintah menyediakan rumah sakit jiwa atau pendampingan psikologis, pemerintah memperhatikan atau menguatkan ekonomi masyarakat. Banyak orang bunuh diri karena kebutuhan hidupnya, makanan, pendidikan, sosial, dan lain-lain tidak terpenuhi,” kata mantan ASN di Kabupaten Manggarai Timur itu.

Sementara untuk solusi jangka panjang menurut Dola, pembangunan harus memprioritaskan pada mutu kecerdasan intelektual, iman dan budaya. Sehingga menghasilkan SDM yang baik, Iman dan berbudaya.

Selain itu, menciptakan kesejahteraan. Sebab ketika hal ini dilakukan, maka menurut Dola masalah bunuh diri tentu saja akan berkurang.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Kornelis Dola Manggarai
Previous ArticleGraPARI Telkomsel Resmi Hadir di Labuan Bajo
Next Article Masalah Tanah dengan TNI, Warga Tonggurambang Datangi Pemkab Nagekeo

Related Posts

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Stevi Harman Salurkan Bantuan ke 22 Kampung Terdampak Gempa di Reok dan Reok Barat

23 Agustus 2026

Lima Permintaan Warga Terdampak Gempa di Golo Conggo ke Wapres Gibran

23 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.