Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dishub Kota Kupang Bakal Selektif Rekrut Pengelola Parkir
Regional NTT

Dishub Kota Kupang Bakal Selektif Rekrut Pengelola Parkir

By Redaksi20 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Menyikapi polemik soal petugas parkir di Kota Kupang yang bermasalah, Dinas Perhubungan Kota Kupang mulai bersikap tegas.

Tahun 2020, Dishub akan lebih selektif dalam merekrut pengelola parkir. Yang bermasalah tidak akan diikut-sertakan.

“Sesuai amanat Bapak Wali Kota maka kami pastikan untuk tidak mengikutkansertakan pengelola parkir yang bermasalah dalam kontrak parkir tahun 2020,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere kepada wartawan di Kupang, Jumat (20/12/2019).

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan perparkiran di Kota Kupang, kata Mere, Dinas Perhubungan akan melakukan seleksi secara transparan dan obyektif untuk pelaksanan pengelolaan parkir yang lebih baik di tahun 2020.

“Kami sudah melakukan evaluasi serius dan bersurat tegas kepada para pengelolah parkir yang masih menunggak untuk menyelesaikan tunggakan sesuai dengan surat perjanjian kontak yang ada pada kami,” tegas mantan Camat Oebobo itu.

Ia menegaskan, pihaknya juga telah melakukan operasi khusus bersama Kepolisian terhadap juru parkir yang tidak menggunakan atribut, serta tidak menyetor kepada pengelola yang berdampak bagi macetnya penyetoran ke kas daerah.

Sementara itu, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, dalam ‘Pers Gathering di Restoran Celbes’, Kamis (19/12/2019) malam, mengajak warga yang suka kritik termasuk mempersoalkan masalah parkir untuk datang bertemu dirinya untuk mendapat penjelasan yang sebenarnya.

“Jangan hanya bicara di Medos. Datang ketemu beta dan kita bicara. Saya akan jelaskan apa yang sebenarnya. Jangan bawa-bawa rumah aspirasi. Saya tidak pernah atur-atur hal seperti itu. Kita mau fokus kerja untuk memajukan Kota Kupang,” tegas Jefri.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Jefri Riwu Kore Kota Kupang Wali Kota Kupang
Previous ArticleAnggota DPRD TTS: Tahun 2020, Semua Guru Harus Dapat Insentif
Next Article Menkominfo RI Perhatikan Empat Titik Jaringan Komunikasi di NTT

Related Posts

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PH Tanah 10 Hektare di Kupang Berakhir Damai

2 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.