Kondisi jalan Golowelu-Noa yang rusak parah
alterntif text

Labuan Bajo, Vox NTT- Beberapa waktu lalu masyarakat Manggarai Barat (Mabar) yang tinggal di dekat ruas jalan Golowelu-Noa menagih janji kampanye Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Sebelumnya, pada tahun 2018 saat kampanye pemilihan Gubernur NTT di Nao, Viktor berjanji jika terpilih, dirinya akan memperbaiki jalan provinsi Golowelu-Noa. Namun hingga kini, janji itu belum ada tanda-tanda direalisasikan.

Baca: Masyarakat Mabar Tagih Janji Kampanye Gubernur Laiskodat

Menanggapi hal itu, salah satu anggota DPRD Provinsi NTT Maximilianus Adipati Pari menjelaskan, saat ini pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 900 Miliar untuk membenahi jalan provinsi.

“Pemprov dan DPRD Provinsi NTT sudah menyetujui anggaran khusus menuntaskan pembangunan ruas jalan provinsi di NTT pada tahun 2020 dan 2021 selama 2 tahun dengan skema pinjaman daerah ke Bank NTT sebesar 900 M,” ungkap Maximilianus yang adalah anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi NTT saat dihubungi VoxNtt.com, Senin (13/01/2020).

Untuk jalan provinsi di Kabupaten Manggarai Barat kata Maximilianus, akan tuntas di tahun 2020 dengan pola pengerjaan GO, GO+ tanah, semen, zat adiktif dan HRS (hotmix).

“Teknisnya seperti ini tergantung kebutuhan dan kondisi jalan di masing-masing daerah,” lanjutnya.

Anggota DPRD NTT dua periode ini menegaskan harapan masyarakat Mabar dapat terwujud sesuai janji kampanye paket Viktory-Joss (Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef A Nae Soi)

“Mari kita kawal pembangunan ini secara bersama,” pintanya

Maximilianus berjanji akan menanyakan ke instansi terkait soal berapa anggaran yang akan dikucurkan untuk membenahi jalan Provinsi NTT di Mabar.

“Detailnya nanti saya tanya ke instansi teknis yang menangani ini Dinas PUPR dan Bapelitbangda karena tim mereka lagi survei ke bawah, nanti dinfokan lebih lanjut,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba