Acara pelepasan tiga mahasiswa yang berlangsung di ruang rapat lantai dua gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Kupang, Senin (13/01/2020), pukul 09.30 Wita
alterntif text

Kupang, Vox NTT- Universitas Muhammadiyah Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melepaskan tiga mahasiswa untuk mengikuti KKNdik dan PPL internasional di Kuala Lumpur, Malaysia.

Acara pelepasan berlangsung di ruang rapat lantai dua gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Kupang, Senin (13/01/2020), pukul 09.30 Wita. Acara itu dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang Zainur Wula.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Wahyuningsih Ridwan mahasiswa PGSD semester VII, Nurul Istiqomah Sanusi mahasiswa PGSD semester V, dan Nani Muliandani mahasiswa PGSD semester V.

Sedangkan, dosen yang mendampingi adalah Uslan Ketua Program Studi PGSD dan Julhidayat Mushan Sekpro PGSD Muhammadiyah Kupang.

KKNdik dan PPL Internasional ini akan berlangsung hingga tanggal 13 Februari 2020.

Dalam sambutan sekaligus melepas tiga mahasiswa, Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang Zainur Wula, mengatakan pada periode yang pertama tahun ini pihaknya mengirim tiga orang dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Prodi PGSD) dan ke depannya akan ada dari program studi yang lain.

“Kali ini kami mengirimkan tiga orang Srikandi kita yang mana kali ini dikirim satu Prodi yaitu Prodi PGSD dan ke depannya Prodi-Prodi yang lain,” kata Wula.

Wula menjelaskan, KKNdik dan PPL internasional ini merupakan salah satu terobosan baru bagi Universitas Muhammadiyah Kupang dengan berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia.

Dikatakan, program PPL internasional adalah langkah awal kerja sama dengan berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia.

Selain itu, ke depannya akan disusul dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional ke berbagai negara di Asia Tenggara.

Wula juga mengungkapkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kupang ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa Indonesia juga memiliki kemampuan dan dapat bersaing dengan negara lain.

“Itu semua dalam rangka kompetensi dasar karena kita ingin memperkenalkan bahwa Indonesia juga mempunyai kemampuan dan bisa bersaing dengan negara lainnya,” tandas Wula.

Selain pengiriman mahasiswa ke luar negeri, Universitas Muhammadiyah Kupang juga akan membangun Kantor Urusan Internasional (KUI).

Kantor tersebut nantinya akan bergerak dalam hubungan internasional dengan berbagai negara.

Salah satu dosen pendamping Uslan yang juga adalah Ketua Program Studi PGSD mengungkapkan KKNdik dan PPL internasional adalah salah satu kerja sama dengan Asosiasi Program Studi PGSD Muhammadiyah seluruh Indonesia.

“Waktu pertemuan di Persaruan Asosiasi Program Studi PGSD Muhammadiyah seluruh Indonesia, menawarkan kerja sama khususnya PGSD Muhammadiyah dan inilah aplikasi dari kerja samanya itu, sehingga kami bisa mengirim tiga orang mahasiswa PGSD untuk KKN di Malaysia,” ungkap Uslan.

Ia menambahkan, para utusan mahasiswa PGSD Muhammadiyah Kupang selain KKN, juga akan mengajar di sekolah-sekolah Indonesia di Malaysia.

Selain itu, tiga mahasiswa utusan PGSD Muhammadiyah Kupang akan menampilkan tarian Ja,i di Kedutaan Besar Republik Indonesia dan pada beberapa Universitas di negeri Jiran.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba