Sejumlah warga Desa Biau sedang mengerjakan tutupan bak penampung air yang mangkrak, Jumat (24/01/2020)
alterntif text

Betun, Vox NTT- Warga Desa Biau, Kecamatan lo Kufeu, Kabupaten Malaka bergotong royong menyelesaikan proyek yang mangkrak, Jumat (24/01/2020).

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari musyawarah di Aula Kantor Desa Biau, Kamis kemarin.

Baca: Pemdes Biau Malaka Gelar Musyawarah Bahas Proyek Mangkrak

Gotong royong itu dilakukan pada beberapa item proyek yang mangkrak, antara lain, bak penampung air, dua unit deker jalan usaha tani dan saluran air.

Pantauan VoxNtt.com di lakosi, warga mengeroyok menyelesaikan proyek-proyek yang mangkrak itu dan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Biau Yanuarius Primus Un.

Baca: Kritisi Pembangunan yang Mangkrak, Aparat Desa Biau Malaka Malah Dipecat

Untuk bak penampungan air langsung selesai dikerjakan, sebab hanya mengecor penutup.

“Kita langsung terjun ke lokasi dan kita keroyok ramai-ramai bersama masyarakat. Terima kasih masyarakat Biau. Luar biasa, dalam sekejap, semuanya langsung selesai dikerjakan. Pola kerja gotong royong ini akan saya terapkan di pengerjaan proyek berikutnya,” ucap Kades Yunuarius di lokasi proyek Dusun Sausabui B.

Di lokasi lain, ada pengerjaan lanjutan proyek mangkrak deker jalan usaha tani.

Proyek tahun anggaran 2018 ini juga dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat Desa Biau.

Sejumlah warga Desa Biau sedang mengerjakan deker jalan usaha tani yang mangkrak tahun 2018, Jumat (24/01/2020)

Ketua TPK Desa Biau Simon Yoseph Manek yang ikut turun langsung ke lokasi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Biau.

Dia pun mengapresiasi semangat dan kekompakkan masyarakat yang solid.

Baca: Ini Alasan Kades Biau Malaka Pecat Aparatnya

Menurut Simon, soliditas ini akan menjadi modal kuat untuk membangun Desa Biau ke depan.

“Kompak untuk memajukan Desa Biau. Ini harus dipertahankan agar desa kita bisa maju dalam segala hal. Ini modal dasar yang kuat. Semoga ke depan kita kompak dan tidak ada yang mangkrak lagi. Terima kasih masyarakat Desa Biau,” ungkapnya.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba