DPRD Mabar saat RDP dengan ULP PLN Labuan Bajo, Selasa (18/02/2020) (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
alterntif text

Labuan Bajo, Vox NTT- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Manggarai Barat (DPRD Mabar) menagih janji Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Labuan Bajo.

Hal itu diungkapkan oleh sejumlah anggota DPRD Mabar saat lakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak ULP PLN Labuan Bajo yang diwakili oleh Supervisor Pelanggan Lukito, Selasa (18/02/2020).

Saat RDP itu, Benediktus Nurdin anggota DPRD Fraksi NasDem mempertanyakan alasan 43 desa belum teraliri listrik.

“Dari sumber berita media VoxNtt.com, Manager ULP PLN Labuan Bajo sebelumnya yaitu Ibu Ayu, mengatakan akhir tahun 2019, 43 Desa yang belum dialiri listrik akan teraliri semua. Mana janji itu?” tanya Benediktus.

Ia juga menyayangkan sikap ULP PLN Labuan Bajo yang hingga kini belum menunjukkan kinerja yang luar biasa.

“Sekarang sudah 2020, tapi 43 desa belum juga teraliri listik. Padahal PLN sudah janji semuanya rampung akhir tahun 2019. Artinya PLN tidak bekerja,” lanjut Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Mabar itu.

Dia meminta agar PLN Labuan Bajo bisa menepati janjinya. Hal itu kata dia, agar persoalan tentang listrik di Labuan Bajo selesai pada akhir tahun 2020.

Senada dengan Benediktus, Ketua DPRD Mabar Edistasius Endi menduga pergantian Manager PLN sebelumnya juga merupakan strategi PLN untuk menghindari masalah tersebut.

“Saya menduga ini juga adalah bagian dari strategi PLN Labuan Bajo untuk menghindari masalah ini. Manager yang lalu bilang 43 desa di Mabar akan dialiri listrik pada akhir tahun 2019. Sekarang datang lagi yang baru. Nanti Manager yang baru bilang kami tidak tahu. Ini yang saya takutkan,” ungkap Edi sapaan Edistasius.

Karena itu, Edi meminta agar PLN Labuan Bajo menepati janji mengaliri listrik untuk 43 desa tersebut.

Dia juga meminta kepada pihak PLN Labuan Bajo untuk memaparkan kepada DPRD terkait lokasi 43 desa yang akan dialiri listrik, seperti yang sudah dijanjikan oleh manager PLN tahun 2019 lalu.

Menanggapi pernyataan DPRD Mabar, Supervisor Pelanggan ULP PLN Labuan Bajo Lukito mengatakan semua data akan dibawa ke DPRD Mabar.

“Kebetulan datanya tidak saya bawa nanti besok datanya saya bawa ke sini. Berapa desa yang sudah terealisasi dari 43 desa itu. Dan rencana 2020 nanti saya akan kirimkan ke sini,” jelas Lukito kepada VoxNtt.com usai RDP.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba