Angela Virginia Boelan, finalis Putri Indonesia asal NTT (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
alterntif text

Labuan Bajo, Vox NTT- Angel begitu sapaan akrabnya. Nama lengkapnya Angela Virginia Boelan.

Nama yang satu ini sejejer dengan 39 finalis Putri Indonesia tahun 2020 dari 34 provinsi. Angel merupakan finalis utusan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga kini, nama Angel pun kuncara di publik NTT khususnya dan Indonesia umumnya. Bagaimana tidak, menjadi finalis Putri Indonesia bukan perkara mudah.

Putri Indonesia 2020 adalah kontes kecantikan nasional yang diadakan untuk ke-24 kalinya dan diselenggarakan pada 6 Maret 2020 di Jakarta. Acara tahun ini mengusung “Colorful East Nusa Tenggara”

“Persiapan dalam ajang Putri Indonesia tentunya mental, hati, niat yang tulus pasti semua akan berjalan dengan lancar. Terus persiapan yang kedua itu public speaking, catwalk ya fisik mental itu saja,” ungkap gadis 20 tahun itu kepada VoxNtt.com usai gala dinner bersama di Labuan Bajo, Minggu (23/02/2020).

Adapun motivasi Angel mengikuti ajang ini yaitu ingin membanggakan orangtua, adik, kakak dan masyarakat NTT.

“Semua orang pasti tahu Putri Indonesia, dari kecil saya sudah sering disuruh nonton Putri Indonesia. Mama saya bilang, kaka nonton Putri Indonesia nanti kamu jadi begini kasih bangga bapa mama dan kasih bangga NTT. Dan 1 hal keluarga saya kalau berdoa, mama saya selalu bilang semoga anak saya berguna bagi nusa dan bangsa. Dan pergumulan ibu saya sekarang terwujud dengan ajang ini saya bisa membanggakan NTT khususnya. Pokoknya NTT saya akan memberikan yang terbaik,” katanya.

Angel mengatakan targetnya dalam mengikuti ajang ini yaitu ingin memberikan yang terbaik buat NTT

“Target ke depan yang pasti buat yang terbaik buat NTT. Tapi prinsip saya, saya keluarkan yang terbaik untuk NTT, sisanya bonus, sisanya Tuhan yang atur. Tuhan sudah atur, kita berdoa, berikan yang terbaik. Itu sudah,” kata Angel dengan logat kental daratan Timor, NTT itu.

Sebelum mengikuti ajang pemilihan Putri Indonesia, Angel merupakan seorang Pramugari di Maskapai Penerbangan Air Asia.

Setamat SMA tahun 2017 lalu, ia langsung melamar sebagai pramugari di Air Asia. “Puji Tuhan langsung diterima. Dua tahun kerja di Air Asia dan terbang,” kataya.

Angel kemudian mengikuti penerbangan internasional domestik, tetapi kebanyakan internasional.

”Dan baru dua tahun masih kontrak juga sebenarnya dengan Air Asia yang bacenya di Surabaya,” ucap Angel.

“Dan di sini lagi cuti tiga bulan sampai 13 Maret. Dan 14 Maret sudah ada jadwal terbang lagi. Dan perusahaan puji Tuhan mendukung penuh sampai Ceonya nonton tanggal 6,” ungkap gadis kelahiran Kupang, 29 Mei 1999 itu.

Angela Virginia Boelan, finalis Putri Indonesia asal NTT (Foto: Sello Jome/Vox NTT)

Angel memiliki hoi di dunia modeling. Sebelumnya, ia sering mengikuti event-event modeling.

Angel pernah masuk 20 besar Face of Jakarta Fashion Week tahun 2016, Brand Ambasador Air Asia mewakili Indonesia di Portugal tahun 2018 pada ajang Word Travel Award, dan Brand Ambasador Air Asia Travel Fair 2019

“Dari SMP di Kupang sempat ikut modeling lanjut di Jakarta, pokoknya sering modeling-modeling sampai orangtua tidak setuju lanjut dunia modeling, karena menurut orangtua itu pekerjaan yang tidak menjanjikan dan akhirnya saya memutuskan untuk ikut pramugari dan puji Tuhan saya enjoy sampai sekarang,” ungkapnya.

Angel menyelesaikan pendidikan dasar di SD Naikoten 1 Kupang. Selanjutnya menempuh SMP di SMP 2 Kupang dan SMA sempat 1 tahun di SMA 3 Kupang. Setelah itu pindah di SMA 60 Jakarta.

Dalam ajang Putri Indonesia, Angel ingin mengangkat pariwisata yang ada di NTT.

“Pasti pariwisata karena sekarang lagi buming-bumingnya pariwisata NTT kan. Jadi ya merata ke semua pariwisata itu yang diangkat. Kita punya power yang terlalu luar biasa jadi saya mau angkat itu,” katanya.

Kepada anak muda NTT, Angel berpesan agar jangan takut menunjukan kemampuan yang dimiliki. Karena anak muda NTT kata Angel, bisa bersaing di tingkat nasional.

“Pesan saya anak daerah juga bisa menunjukan yang terbaik. Saya sering kali diremehkan, itu menjadi suatu hal yang biasa dari kecil. Dalam ajang ini saya ingin menunjukan bahwa anak daerah juga bisa. Saya pernah ke Jakarta saya di-bully karena daerah saya. Mereka bilang oh Angel di NTT tidak ada listrik ya. Tidak ada air ya. Air susah. Terus mereka suka ejek saya dengan “Sumber Air su dekat” itu tu bikin saya sakit hati. Meskipun orang-orang pikir itu kaya becanda, tapi menurut saya itu tu bukan becanda. Saya mau angkat NTT, itu kerinduan saya dari dulu,” tutupnya

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba