Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pemkab TTU Bentuk Tim Gerak Cepat Cegah Virus Corona
KESEHATAN

Pemkab TTU Bentuk Tim Gerak Cepat Cegah Virus Corona

By Redaksi17 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana rapat koordinasi pencegahan penyebaran virus corona yang digelar di ruang rapat Bupati TTU, Selasa, 17 Maret 2020 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) segera membentuk tim gerak cepat untuk pencegahan penyebaran virus corona.

Tim gerak cepat tersebut merupakan gabungan dari OPD lingkup Pemkab TTU, TNI, Polri, bea cukai, imigrasi dan PLBN.

Tim ini nantinya akan bertugas untuk mensosialisasikan tentang virus corona kepada masyarakat luas.

Selain itu juga, tim ini juga akan mengadakan pelatihan kepada para tenaga kesehatan tentang penanganan penderita yang terindikasi virus corona.

“Malam ini harus selesai (pembentukan tim gerak cepat pencegahan corona),” tegas Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes saat diwawancarai wartawan usai rapat koordinasi pencegahan penyebaran virus corona di Kantor Bupati setempat, Selasa (17/03/2020) siang.

Bupati Ray menambahkan, setiap organisasi perangkat daerah juga diperintahkan untuk menyiapkan antiseptik.

Dana untuk pembelian antiseptik menjadi tanggung jawab OPD masing-masing.

“Kita juga mengimbau masyarakat untuk kalau bisa membeli satu atau dua botol antiseptik untuk disimpan di tempat umum seperti pasar, terminal dan tempat ibadah dan lain sebagainya,” tutur Bupati TTU dua periode itu.

Bupati Ray mengakui tindakan pencegahan penyebaran virus corona pastinya akan berdampak pada penambahan biaya.

Namun ia mengaku sudah mengantisipasi dengan menggunakan alokasi anggaran yang tersedia pada pos biaya tak terduga.

“Tadi saya sudah tegaskan (pimpinan OPD) untuk hitung yang wajar untuk pencegahan ini,” tegasnya.

Pantauan VoxNtt.com, rapat koordinasi membahas pencegahan penyebaran virus corona tersebut selain dihadiri oleh pejabat lingkup Pemkab TTU, juga dihadiri oleh perwakilan dari Polres TTU, Kodim 1618/TTU, Imigrasi, PLBN Wini, serta perwakilan dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Raymundus Sau Fernandes TTU Virus Corona
Previous ArticleBupati SBS dan Ketua DPRD Malaka Tidak Terlibat dalam Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah
Next Article Sertijab Kakanwil Kemenkumham NTT Diwarnai Antisipasi Covid-19

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.