Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Tangani Covid-19, Pemda Mabar Gelontorkan Dana 15 Miliar
KESEHATAN

Tangani Covid-19, Pemda Mabar Gelontorkan Dana 15 Miliar

By Redaksi30 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Mabar, Salvador Pinto (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Pemerintah Daerah Manggarai Barat (Mabar) menggelontorkan dana 15 Miliar untuk penanganan Covid-19 di daerah itu.

Dana itu disiapkan untuk menindaklanjuti perintah Pemerintah Pusat dalam penanganan Covid-19.

“Kami menindaklanjuti perintah Pemerintah Pusat di antaranya Surat Edaran menteri Dalam Negeri, Surat Edaran Gubernur NTT, dan Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2020 tentang rasionalisasi anggaran untuk penanganan Covid’19,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Mabar Salvador Pinto saat ditemui VoxNtt.com di ruangan kerjanya, Sabtu (28/03/2020).

Pinto menjelaskan untuk saat ini, jika dirasionalisasi, APBD Mabar sudah ketuk palu sejak November 2019. Jika menggunakan dana tak terduga, maka pasti tidak cukup. Karena itu perlu melakukan rasionalisasi anggaran.

“Kami berbicara rasionalisasi anggaran demi penanggulangan Covid-19, karena APBD kami sudah sudah ketuk palu dari bulan November 2019. Maka penyediaan dana tak terduga pasti tidak cukup, maka kami lakukan rasionalisasi,” tandasnya.

Adapun dana 15 Miliar tersebut, kata Pinto, diambil dari dana SILPA (sisa lebih perhitungan anggaran) dari tahun 2019.

Selain itu kata dia, ada juga memanfaatkan belanja tak terduga yang sudah dialokasikan di APBD, serta rasionalisasi belanja Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan sesuai petunjuk Menteri Keuangan.

“Sementara penggunaan anggaran sangat bergantung pada mekanisme pengelolaan sesuai kebutuhan di posko, RSUD Komodo Labuan Bajo dan faskes (fasilitas kesehatan),” tutupnya

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat Virus Corona
Previous ArticleSatu Warganya Baru Tiba dari Malaysia, Kades Golo Leda Matim: Kami Seperti Didatangi Setan
Next Article Hipmi Lembata Minta Pedagang Tidak Menaikkan Harga Barang

Related Posts

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026

Imigrasi Labuan Bajo Periksa Dokumen WNA dalam Operasi Gabungan di Manggarai

30 Juni 2026

Polisi Tangkap Pengepul Togel di Toko Pertanian Kawasan Pasar Lembor

30 Juni 2026
Terkini

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026

Hidup dalam Roh vs dalam Daging

5 Juli 2026

Keuskupan Ruteng Wanti-wanti Dampak Tambang Mangan PT SJA di Reok

4 Juli 2026

Kementerian HAM Perkuat Sinergi Cegah TPPO dan TPKS, Dorong Sumba Jadi Pilot Program Nasional

4 Juli 2026

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Benteng Jawa–Bawe, Sindir Minimnya Perhatian Pemerintah

3 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.