Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Daya Tampung SCC Terbatas, Eks Penumpang KM Lambelu Tidur di Tenda dan Rujab Bupati Sikka
KESEHATAN

Daya Tampung SCC Terbatas, Eks Penumpang KM Lambelu Tidur di Tenda dan Rujab Bupati Sikka

By Redaksi8 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para eks penumpang Lambelu berjemur di bawah panas matahari sembari melakukan gerakan-gerakan ringan (Foto: Are De Peskim/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Daya tampung Sikka Convention Center (SCC) sebagai lokasi karantina terpusat tidak cukup untuk menampung seluruh penumpang KM Lambelu.

Bupati Sikka Robi Idong, Selasa (07/04/2020) sore, mengungkapkan hal tersebut di DPRD setempat.

Oleh karenanya, sebagian penumpang ditempatkan di dalam tenda-tenda di pelataran SCC Maumere. Sebagian lagi perempuan dan anak-anak ditempatkan di Rujab Bupati Sikka di Jalan El Tari Maumere.

Daya tampung SCC adalah 150 tempat tidur. Sementara jumlah penumpang yang turun dari KM Lambelu pada Selasa malam, sebanyak 216 orang. Ada 173 di antaranya berasal dari Sikka. Sementara sisanya berasal dari Flotim, Ende, Nagekeo dan Manggarai Timur.

Pantauan VoxNtt.com Rabu (08/04/2020) pagi, sejumlah penumpang baik itu laki-laki, perempuan maupun anak-anak menempati kurang lebih 4 unit tenda yang disiapkan Satgas Pencegahan dan Penganan Covid-19 Sikka.

Pada pagi hari usai makan, kurang lebih pukul 09.30 Wita mereka beraktivitas di halaman dengan dibimbing oleh Kasat Pol PP Sikka Buang da Cunha dan Kaban BPBD Daeng Bakir.

Mereka berjemur di bawah matahari sambil berbaris. Mereka diminta melakukan gerakan-gerakan serupa senam. Sambil berjemur mereka mengantre untuk mendapatkan semprotan disinfektan.

Sampai dengan pukul 12.00 Wita, baru 22 penumpang asal Ende yang dipulangkan ke Ende dengan dua truk. Mereka dikawal petugas keamanan.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

KM Lambelu Robi Idong Sikka Virus Corona
Previous ArticleDua Penumpang KM Lambelu asal Nagekeo Terpantau “Segar dan Fit”
Next Article Huru-Hara di Sikka, Petanda Apa?

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.