Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Dirut Bank NTT Dinonaktifkan, Bupati Malaka: Keputusan Itu Sangat Tepat
Ekbis

Dirut Bank NTT Dinonaktifkan, Bupati Malaka: Keputusan Itu Sangat Tepat

By Redaksi7 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (baju putih)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Tahunan Tahun Buku 2020 PT BPD NTT bersama para pemegang saham berlangsung di Kantor Gubernur NTT, Rabu (06/05/2020) kemarin.

RUPS yang dipimpin Pemegang Saham Pengendali (PSP) Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat itu memutuskan untuk menonaktifkan Dirut Bank NTT Izak Edward Rihi. Ia digantikan sementara oleh Alex Riwu Kaho.

Izak dinonaktifkan lantaran sesuai dengan kesepakatan RUPS tahun buku 2018/2019 target laba bersih sebesar Rp 500 Miliar. Namun ternyata dengan RUPS kali ini, capaiannya tidak sampai nominal tersebut, hanya mencapai sekitar Rp 200-an Miliar.

Bupati Malaka Stefanus Bria Seran menilai keputusan penonaktifan Izak sangat tepat. Kabupaten Malaka sendiri adalah salah satu pemegang saham di Bank NTT. Ia menempati urutan ke-12 dari 23 pemegang saham lainnya.

Bupati Stefanus mengatakan, dalam kinerja berdasarkan laporan keuangan, Bank NTT tidak bisa mencapai target yang dibebankan kepada direksi.

“Sebagai pemegang saham, kami kasih target laba sebesar 500 Milliar, tetapi hasilnya hanya 200 Milliar, sehingga Pak Gubernur NTT sebagai pemegang saham pengendali dan seluruh pemegang saham ambil keputusan untuk berhentikan,” katanya kepada wartawan usai melakukan kunjungan pemantauan tim gugus tugas Covid-19 di Kecamatan Malaka Barat, Kamis (07/05/2020).

Ia kemudian meminta para direksi Bank NTT yang baru agar bisa meningkatkan kinerja, guna mencapai target yang dibebankan.

“Saya minta agar direksi bekerja dengan baik dan luar biasa, agar hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan pemegang saham,” harapnya.

Hingga saat ini menurutnya, penyertaan saham dari Kabupaten Malaka ke Bank NTT berjumlah Rp 52 Milliar lebih.

Sedangkan untuk tahun buku 2019,  penyertaan modal dari Pemkab Malaka sebesar Rp 40 Milliar.

Dari hasil tersebut, Pemkab Malaka berhak mendapatkan deviden sebesar Rp 6 Milliar.

Dengan kondisi ini, Pemkab Malaka berada di urutan 12 pemegang saham terbesar dari 23 pemegang saham di Bank NTT.

“Kita kabupaten baru, tapi di Bank NTT dalam penyertaan modal (saham) kita menempati urutan ke-12. Ini luar biasa dan semoga ke depan makin berkembang untuk kemajuan daerah kita,” ucap Bupati Stefanus.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Bank NTT Malaka Stefanus Bria Seran
Previous ArticleGarda NTT Bagi Sembako untuk Mahasiswa Jabodetabek Terdampak Covid-19
Next Article Bupati Malaka Apresiasi Manajemen Puskesmas Besikama

Related Posts

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Bank NTT Ruteng Kembali Salurkan Bantuan Pembangunan Rumah Pastoran Cancar

12 Mei 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Proses Ulang Kasus Kredit Fiktif Rp100 Miliar di Bank NTT

8 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.