Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tembok Kantor Bupati Ende Jadi Korban Perilaku Vandalisme
Regional NTT

Tembok Kantor Bupati Ende Jadi Korban Perilaku Vandalisme

By Redaksi12 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aksi vandalisme oleh orang tak dikenal di tembok Kantor Bupati Ende, NTT (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Perilaku kejahatan dengan cara mencoret-coret fasilitas umum kali ini terjadi di Kota Ende, NTT. Aksi vandalisme orang tak dikenal ini menyasar di tembok Kantor Bupati, tepatnya di kawasan taman hijau Jalan Nenas.

Di tembok itu, tampak ada beberapa coretan tanpa bentuk yang justru merusak pemandangan.

Warga setempat mengaku sulit untuk menegur para pelaku sebab tindakan vandalisme tergolong acak.

“Ada beberapa anak muda yang kita tidak tahu asal dari mana. Mereka biasa duduk di taman, berkelompok,” ujar warga setempat yang tak disebut namanya, belum lama ini.

Ia sendiri memang belum melihat langsung aksi coret moret pada tembok tersebut. Namun, diduga aksi itu dilakukan para pemuda yang kerap nongkrong di kawasan itu.

“Biasanya mereka menyebar, ada yang di trotoar, ada juga yang di taman dekat tembok itu,” katanya.

Aksi pemuda itu juga pernah disaksikan Ernawati, warga Jalan Melati, Kecamatan Ende Tengah. Ia mengaku pernah melihat sekelompok orang muda mencoret dibeberapa fasilitas umum.

Tindakan vandalisme termasuk di tugu simpang lima (sebelum direnovasi), Monumen Pancasila dan beberapa tembok sepanjang Jalan El Tari.

“Sudah berkali-kali saat saya melintas. Ini juga harus ditindak dan diberi pembinaan,” tutur dia.

Erna berpendapat bahwa perlu ada pengawasan secara rutin terhadap tindakan-tindakan semacam itu. Sebab menurutnya, tindakan coret coret sangat miris dan merusak pemandangan kota.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleKisah Nenek Lidia di Malaka, Bertahan Hidup di Tengah Gempuran Kemiskinan
Next Article Generasi Muda Harus Menjadi Pelopor Lawan Sikap Intoleransi di Mabar

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.